Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/

Cepat Tepat Terpercaya

Cepat Tepat Terpercaya

  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Subscribe
Close

Search

SDA dan Agraria

Pemerintah Dorong Rekening Inklusif agar Bansos Lebih Tepat Sasaran

By redaksi
September 12, 2026 2 Min Read
Comments Off on Pemerintah Dorong Rekening Inklusif agar Bansos Lebih Tepat Sasaran

JAKARTA — Pemerintah mendorong perluasan kepemilikan rekening perbankan bagi masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat inklusi keuangan sekaligus meningkatkan efektivitas dan ketepatan penyaluran bantuan sosial (bansos).

Kebijakan tersebut diarahkan untuk mengintegrasikan data kependudukan, perbankan, dan sistem pembayaran digital sehingga akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal semakin luas dan penyaluran berbagai program pemerintah dapat dilakukan secara lebih cepat dan tepat sasaran.

Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan agar masyarakat Indonesia memiliki rekening perbankan. Arahan tersebut dibahas dalam rapat terbatas bersama jajaran menteri bidang perekonomian dan pimpinan bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (7/9/2026).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah meminta PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dan Bank Syariah Indonesia (BSI) mempersiapkan pembukaan rekening bagi masyarakat. Data kependudukan dari Dukcapil nantinya akan dipadankan dengan sistem Bank Indonesia untuk mendukung integrasi layanan keuangan dan pembayaran.

“Tadi Bapak Presiden meminta agar penduduk Indonesia mempunyai rekening. Tentu diminta BRI dan Bank Syariah Indonesia untuk mempersiapkan rekening untuk masyarakat,” kata Airlangga seusai rapat.

Menurut Airlangga, rekening tersebut nantinya dapat terhubung dengan sistem pembayaran dan gateway system, termasuk melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Penguatan akses ini diharapkan turut mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan nasional.

Berdasarkan survei Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat inklusi keuangan Indonesia telah mencapai 93,62 persen. Pemerintah masih berupaya memperluas akses layanan keuangan formal agar manfaatnya dapat dirasakan lebih banyak masyarakat.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan perluasan kepemilikan rekening terutama diarahkan untuk memastikan bantuan pemerintah tersalurkan lebih cepat dan tepat sasaran. Pemerintah mengkaji pemanfaatan data Dukcapil, Bank Indonesia, dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk mengidentifikasi masyarakat berusia di atas 18 tahun yang belum memiliki rekening.

Salah satu opsi yang dibahas adalah pembukaan rekening secara otomatis bagi warga yang belum memiliki rekening, disertai

Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Mempercepat Inklusi dan Literasi Keuangan Nasional Lewat Kepemilikan Rekening Rakyat

Next

Prabowo Instruksikan Inklusifitas Keuangan Via Rekening Warga

Kabinet Merah Putih

Kategori Berita

  • Agama dan Pluralitas
  • Ekonomi dan Investasi
  • Kriminal
  • Otomotif
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Copyright 2026 — . All rights reserved. Blogsy WordPress Theme