Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/

Cepat Tepat Terpercaya

Cepat Tepat Terpercaya

  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Subscribe
Close

Search

SDA dan Agraria

Mendukung Penguatan UMKM Kejar Target Kontribusi terhadap PDB 2027

By redaksi
September 12, 2026 2 Min Read
Comments Off on Mendukung Penguatan UMKM Kejar Target Kontribusi terhadap PDB 2027

Oleh: Bagas Nurahman)*

Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi salah satu kekuatan utama dalam menopang perekonomian Indonesia. Besarnya jumlah pelaku usaha serta kedekatannya dengan masyarakat membuat UMKM memiliki peran strategis dalam menciptakan lapangan kerja, menggerakkan aktivitas ekonomi, dan memenuhi kebutuhan barang serta jasa. Potensi tersebut terus diperkuat melalui berbagai program pemberdayaan agar UMKM semakin produktif, berdaya saing, dan mampu meningkatkan kontribusinya terhadap perekonomian nasional.

Penguatan UMKM menjadi semakin penting seiring dengan target peningkatan kontribusi sektor tersebut terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada 2027. Menteri UMKM, Maman Abdurrahman mengatakan pihaknya menargetkan kontribusi UMKM terhadap PDB mencapai 60,47 persen pada 2027. Target tersebut menjadi bagian dari sasaran kinerja Kementerian UMKM untuk memperkuat peran UMKM sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus meningkatkan kapasitas pelaku usaha di berbagai daerah.

Selain mengejar kontribusi terhadap PDB, Kementerian UMKM menetapkan sejumlah sasaran pendukung pada 2027. Di antaranya adalah proporsi usaha kecil dan menengah sebesar 3,2 persen serta rasio kewirausahaan sebesar 3,3 persen. Sasaran tersebut mencerminkan upaya membangun ekosistem usaha yang semakin kuat dengan mendorong pertumbuhan jumlah pelaku usaha, peningkatan kualitas kewirausahaan, serta pengembangan UMKM agar mampu naik kelas dan memberikan kontribusi ekonomi yang semakin besar.

Penguatan target tersebut disampaikan Maman saat memaparkan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian UMKM 2027 dalam rapat bersama Komisi VII DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta. Penyusunan sasaran kinerja tersebut menjadi bagian dari langkah strategis untuk memastikan pemberdayaan UMKM berjalan secara terarah dan memberikan dampak yang semakin luas bagi masyarakat.

Salah satu langkah konkret dalam memperkuat UMKM dilakukan melalui Program Kesejahteraan Rakyat Produktif atau Prokesra Produktif. Kementerian UMKM mendapat penugasan untuk menjalankan program tersebut pada 2026 hingga 2029 dengan target mendorong 10 juta masyarakat agar dapat berusaha dan bekerja. Program ini menjadi peluang besar untuk memperluas partisipasi masyarakat dalam kegiatan ekonomi produktif serta memperkuat basis kewirausahaan di Indonesia.

Prokesra Produktif juga diarahkan untuk membangun sinergi berbagai program pemberdayaan yang tersedia di tingkat pemerintah pusat maupun daerah. Kementerian UMKM telah mengonsolidasikan hampir 20 kementerian dan lembaga yang memiliki keterkaitan dengan program tersebut. Langkah ini memperkuat koordinasi dan integrasi sehingga berbagai dukungan bagi masyarakat dan pelaku UMKM dapat diberikan secara lebih terpadu.

Integrasi program menjadi bagian penting dalam mendukung pencapaian target kontribusi UMKM terhadap PDB. Dengan sinergi lintas kementerian, pemerintah provinsi, serta pemerintah kabupaten dan kota, berbagai potensi pemberdayaan dapat dikembangkan secara lebih optimal. Kolaborasi tersebut juga membuka ruang bagi penyelarasan program sesuai kebutuhan pelaku usaha di masing-masing daerah.

Penguatan kapasitas pelaku UMKM turut dilakukan melalui integrasi pelatihan dan pendampingan. Layanan tersebut menjadi fondasi penting agar pelaku usaha memiliki pengetahuan dan keterampilan yang semakin baik dalam mengelola bisnis. Pendampingan yang terarah juga dapat membantu UMKM meningkatkan produktivitas, mengembangkan produk, memperbaiki tata kelola usaha, serta mempersiapkan diri untuk memperluas pasar.

Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Prabowo Instruksikan Inklusifitas Keuangan Via Rekening Warga

Next

UMKM adalah Jangkar Ekonomi Rakyat yang Terus Diperkuat Negara

Kabinet Merah Putih

Kategori Berita

  • Agama dan Pluralitas
  • Ekonomi dan Investasi
  • Kriminal
  • Otomotif
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Copyright 2026 — . All rights reserved. Blogsy WordPress Theme