Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/

Cepat Tepat Terpercaya

Cepat Tepat Terpercaya

  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Subscribe
Close

Search

SDA dan Agraria

Pemerintah Optimistis Rumah Subsidi FLPP Capai Target Akhir Tahun

By redaksi
October 1, 2026 2 Min Read
Comments Off on Pemerintah Optimistis Rumah Subsidi FLPP Capai Target Akhir Tahun

Jakarta – Pemerintah terus mempercepat penyaluran rumah subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) guna mengejar target 350.000 unit pada 2026. Meski realisasi hingga akhir September masih berada di bawah separuh target, pemerintah optimistis percepatan pada tiga bulan terakhir dapat meningkatkan penyaluran sekaligus memperluas akses hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait menegaskan percepatan harus dilakukan dengan memperbaiki berbagai hambatan yang selama ini memengaruhi penyaluran FLPP. Kementerian PKP bersama BP Tapera dan kementerian/lembaga terkait terus memperkuat koordinasi, termasuk menyelesaikan persoalan lahan dan sertifikasi yang dihadapi pengembang.

“Dengan penguatan data, perbaikan sistem, dan koordinasi yang lebih baik, penyediaan hunian subsidi diharapkan semakin tepat sasaran dan mampu menjawab kebutuhan MBR,” kata Maruarar.

Data BP Tapera menunjukkan hingga 25 September 2026 penyaluran FLPP mencapai 158.010 unit senilai sekitar Rp19,66 triliun atau 45,15 persen dari target tahunan. Dengan demikian, masih terdapat sekitar 191.990 unit yang harus dikejar dalam tiga bulan terakhir. Pemerintah melihat ruang percepatan masih terbuka melalui penguatan sisi pasokan, perluasan akses pembiayaan, serta percepatan proses akad.

Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah untuk mengakselerasi realisasi. Salah satunya adalah menyiapkan sekitar 71.000 unit rumah untuk akad massal pada Desember 2026 yang mencakup rumah tapak maupun rumah susun subsidi.

“Kami juga menyiapkan percepatan realisasi melalui rencana akad massal pada Desember mendatang, yang tidak hanya mencakup rumah tapak subsidi, tetapi juga rumah susun subsidi,” jelas Heru.

Selain mempercepat akad, BP Tapera memperluas pilihan hunian melalui pengembangan rumah susun subsidi dan mengundang pengembang untuk mengunggah produknya ke aplikasi Sistem Informasi Kumpulan Pengembang (SiKumbang). Langkah tersebut diharapkan memperkuat sisi pasokan sekaligus memberikan lebih banyak pilihan hunian bagi MBR.

Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Roadshow Mini Expo Disiapkan untuk Dorong Penyerapan Rumah Subsidi

Next

Rumah Subsidi: Pintu Masuk Anak Muda Memiliki Hunian Pertama

Kabinet Merah Putih

Kategori Berita

  • Agama dan Pluralitas
  • Ekonomi dan Investasi
  • Kriminal
  • Otomotif
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Copyright 2026 — . All rights reserved. Blogsy WordPress Theme