Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/

Cepat Tepat Terpercaya

Cepat Tepat Terpercaya

  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Subscribe
Close

Search

Ekonomi dan Investasi

Guru Besar IPB University: Komitmen Indonesia Majukan Sektor Pangan  Patut Di Contoh Negara KTT G20

By redaksi
October 29, 2022 2 Min Read
Comments Off on Guru Besar IPB University: Komitmen Indonesia Majukan Sektor Pangan  Patut Di Contoh Negara KTT G20

Jurnalredaksi, Jakarta– Krisis pangan menjadi salah satu persoalan dunia yang harus diselesaikan. Dalam mengatasi krisis pangan, pemerintah Indonesia akan berkomitmen dalam memajukan sektor pangan. Komitmen pemerintah Indonesia dalam memajukan sektor pangan patut menjadi contoh bagi negara-negara G20.

Guru besar IPB University Edi Santosa menyebut bahwa perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali pada 15-16 November mendatang menjadi momentum dalam memberikan contoh kepada negara-negara G20 dalam mengatasi krisis pangan.

“Yang paling penting adalah adanya komitmen pemerintah yang kuat terhadap keinginan untuk memajukan pangan, keinginan untuk meningkatkan ketahanan pangan. Itu yang saya kira harus dicontoh (negara-negara G20),” kata guru besar IPB University Edi Santosa.

Menurut Edi Santosa, Indonesia masih harus meningkatkan daya saing komoditas di pasar international. Meningkatnya daya saing, akan mendorong kualitas komoditas pangan Indonesia. Baginya, keberhasilan Indonesia dalam mengatasi ketahanan pangan merupakan prestasi yang harus dicontoh negara-negara G20.

“Prestasi ketahanan pangan harus ada nilai plus lain, yaitu daya saing. Produksi tinggi saja tidak cukup. Kemudian bisa bertahan (di tengah pandemi Covid-19 dan krisis) itu luar biasa. Tetapi untuk memberi contoh (ketahanan pangan) ke negara lain, harus ada sesuatu yang ditawarkan,” Ujar Edi Santosa.

Komitmen Presisen Jokowi Sebagaimana yang disampaikan  Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo (Menran SYL) dengan mengajak seluruh anggota negara G20 untuk membangun kolaborasi aktif dalam mengantisipasi krisis pangan global dalam Joint Finance Agricultural Minister Metting (JFAMM) di Washington D.C, Amerika Serikat.

“Ada 3 isu yang saya sampaikan, tetapi intinya adalah krisis pangan 2023 harus terantisipasi dengan baik dan kita harus membuka kerjasama yang kuat antar negara agar bisa keluar dari tekanan krisis,” ujar SYL

“G20 berkomitmen untuk menyediakan pangan dan gizi bagi semua orang. Juga dalam rangka mempercepat pemulihan ekonomi akibat pandemi. Dan yang penting memastikan ketahanan pangan secara berkeadilan,” Lanjutnya.

(CA/AA)

Tags:

G20
Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Upacara Puja Genta Pinara Pitu Bertujuan Membumikan Perdamaian di Gelaran KTT G20

Next

Berdampak Pulihkan Ekonomi Bali, Dukungan Masyarakat Diperlukan Bagi Kelancaran KTT G20

Kabinet Merah Putih

Kategori Berita

  • Agama dan Pluralitas
  • Ekonomi dan Investasi
  • Kriminal
  • Otomotif
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Copyright 2026 — . All rights reserved. Blogsy WordPress Theme