Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/

Cepat Tepat Terpercaya

Cepat Tepat Terpercaya

  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Subscribe
Close

Search

Ekonomi dan Investasi

Testimoni Dokter: Orang-orang Muda Tak Divaksin COVID Sekarat di ICU

By redaksi
December 23, 2021 1 Min Read
Comments Off on Testimoni Dokter: Orang-orang Muda Tak Divaksin COVID Sekarat di ICU

Jakarta, jurnalredaksi– Para tenaga kesehatan (nakes) yang merawat pasien-pasien COVID-19 di Royal Liverpool Hospital, Inggris mengingatkan bahwa pasien mereka yang tak mendapatkan vaksin COVID-19 amat menderita di ruang perawatan intensif (ICU). Hal itu terjadi karena ketika terkena virus Corona, yang tidak divaksin lebih lemah dan lama pemulihannya. Salah seorang nakes bernama Grazy Philip mengatakan,” Tolong bagi Anda yang belum divaksin segeralah divaksin.” Diketahui virus Corona varian Omicron tengah menginfeksi Inggris dan angka kenaikan kasus di negara itu belakangan cukup tinggi. Di rumah sakit Philip bekerja itu disebutkan ada 80 persen orang yang sedang berjuang untuk hidup dan 30 persen dari angka itu ternyata belum divaksin.

Jumlah 30 persen yang sedang mati-matian untuk bisa sembuh itu adalah kalangan muda. Ternyata mereka yang sekarat belum menerima vaksin COVID-19. Dokter Peter Hampshire mengatakan terkejut cukup banyak usia muda yang terkena virus itu dan kini terbaring lemah di rumah sakit. Dia mengingatkan agar yang belum divaksin segera memberikan diri untuk disuntik vaksin dan kalau perlu ditambah booster. “Mengejutkan melihat orang-orang yang usia muda 30-40 tahun yang harusnya sehat masuk ke sini. Kadang-kadang kami masih menemukan pasien COVID-19 meninggal dan hal itu amat membuat kami kecewa,” kata Dr Hampshire. “Empat dari 5 mereka yang parah belum divaksin padahal kita semua tahu bahwa vaksin itu perlu untuk mencegah sakit parah hingga kematian,” kata dia lagi.

(CA/AA)

Tags:

covidomicronvaksin
Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Vaksin Donasi Prancis-Jerman 4,5 Juta Dosis Tiba di Indonesia

Next

Kesejahteraan Ibu, Sosok Pahlawan yang Kerap Terlupakan

Kabinet Merah Putih

Kategori Berita

  • Agama dan Pluralitas
  • Ekonomi dan Investasi
  • Games
  • Kriminal
  • Otomotif
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
  • Spellen
Copyright 2026 — . All rights reserved. Blogsy WordPress Theme