Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/

Cepat Tepat Terpercaya

Cepat Tepat Terpercaya

  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Subscribe
Close

Search

Polhukam

Kutuk Pelaku Korupsi, Tokoh Adat Papua: Jangan Lecehkan Hak Rakyat!

By redaksi
October 2, 2022 1 Min Read
Comments Off on Kutuk Pelaku Korupsi, Tokoh Adat Papua: Jangan Lecehkan Hak Rakyat!

Jurnalredaksi, Jayapura– Dukungan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memberantas korupsi di wilayah Papua terus berdatangan. Kali ini disuarakan oleh tokoh adat Sentani, Boas Assa Enoch.

Ondoafi Sosiri ini meminta kepada anak-anak Papua yang menjadi memimpin masyarakat, entah sebagai Gubernur, Bupati, atau jabatan apa saja untuk menjaga dengan baik hak-hak rakyat.

Disebutkan, bahwa dana milyaran rupiah yang sedang dauber-uber oleh KPK saat ini, entah hilang dimana.

“Sebagai anak negeri dan sebagai orang Indonesia, saya mengutuk hal itu. Hak-hak masyarakat diinjak-injak, diperkosa. Itu dosa!” ungkap Boas.

Menurutnya, jika dana-dana hak rakyat tidak dapat dipertanggung jawabkan dengan baik kepada masyarakat, masyarakat juga yang akan dirugikan.

“Dengan dana-dana itu, mereka bisa mensuplay senjata. Senjata tidak bisa masuk sendiri, pasti ada dalang. Ada dalang, barang itu ada,” ungkap Boas.

Tokoh adat Sentani berusia 70 tahun ini secara khusus meminta kepada Gubernur Lukas Enembe harus berjiwa besar.

“Kalau mau membela diri, dipanggil, datang, bicara langsung.  Jangan begitu dipanggil pakai tenaga apa segala untuk memback up, Berani berbuat, berani bertanggung jawab. Jangan jadi pengecut, harus gentelmen” tegas Boas.

Dirinya juga mengimbau warga yang menjaga Lukas Enembe di rumah kediamannya, untuk tidak menghalang-halangi upaya KPK.

“Tidak usah menghalangi aparat yang datang. Mereka datang untuk menjemput Pak Gubernur. Ijinkan beliau pergi untuk pertanggung jawabkan itu semua. Beliau tidak akan diapa-apakan.Hukum menjamin. Sekali lagi hukum menjamin. Jangan bertindak bodoh,’’ tegas Boas.

(CA/AA)

Tags:

KorupsiLukas Enembe
Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Indonesia Pimpin P20 2022 Bahas Green Economy

Next

Tokoh Pemuda Papua: Lukas Enembe Harus di Jemput Paksa Jika Mangkir Lagi

Kabinet Merah Putih

Kategori Berita

  • Agama dan Pluralitas
  • Ekonomi dan Investasi
  • Games
  • Kriminal
  • Otomotif
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
  • Spellen
Copyright 2026 — . All rights reserved. Blogsy WordPress Theme