Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/

Cepat Tepat Terpercaya

Cepat Tepat Terpercaya

  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Subscribe
Close

Search

Ekonomi dan Investasi

Ada KTT G20, Bukti Bali Mampu Beri Pelayanan Prima Dan Banyak Manfaatnya

By redaksi
November 15, 2022 2 Min Read
Comments Off on Ada KTT G20, Bukti Bali Mampu Beri Pelayanan Prima Dan Banyak Manfaatnya

Jurnalredaksi, Denpasar– Adanya perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Group of Twenty merupakan bukti bahwa Bali mampu memberi pelayanan prima dalam industri pariwisata. Demikian disampaikan Made Sunarsa SE, ME, Ak, pengamat ekonomi pariwisata dari Forum Kajian dan Pemberdayaan (Forkap) Sunari di Denpasar, Minggu 13 November 2022.

Kata mantan Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Bali ini, mengapa Bali terpilih jadi tuan rumah, tidak lain karena Bali sudah punya sejarah memberi pelayanan terbaik pada kegiatan meetings, incentives, conventions and exhibitions (MICE).

Karena itu, Bali tidak lagi berkutat pada mengapa Bali yang dipilih, tapi fokus pada bagaimana Bali ke depannya. Karena Pariwisata adalah industri paling rentan, dibandingkan industri lainnya.

Saat penyelenggaraan KTT G20 yang perlu dilakukan Bali adalah memberikan pelayanan yang terbaik. Dukung dan Sukseskan event G20 tersebut baik untuk kepentingan  Bali, Nasional dan Imternasional. Dalam event ini, tidak saja hospitality di bidang akomodasi, food and beverage saja, namun juga dari segi keamanan dan keramahtamahan penduduknya, “Jadi sekarang fokus pada bagaimana Bali dengan modal yang besar di industri pariwisata dunia ini, bisa terus mendapat animo dari masyarakat dunia.”

Menurut pria yang suka dipanggil “Bulls” ini, bila berbicara multiplayer efek event ini terkini, sudah pasti ada, “Tidak mungkin para delegasi membawa tenda sendiri, makanan sendiri, juga transportasi dan lain-lain. Ini sudah pasti akan jatuh pada pengusaha dan karyawan di industri pariwisata Bali, baik yang menyatu dengan institusi bisnisnya, maupun freelance. Dan ini dapat dihitung besarannya” Sedangkan jangka panjangnya, citra Bali akan terus terangkat.

Sunarsa mengakui kerentanan selalu jadi ancaman bisnis pariwisata . Bali sudah pernah mengalami dari persoalan terorisme saat ledakan bom di Kuta, erupsi Gunung Agung di Karangasem hingga pandemi COVID-19 yang menyeluruh. Karena itu, Bali harus menjadi mesin produksi yang baik. Selalu punya sistem antisipasi pada kondisi yang terburuk sekalipun, misal saat ada erupsi Gunung Agung, stakeholder pariwisata, pemerintah Bali dan juga kementerian pariwisata  punya panduan Bali Tourism Hospitality.

Nah, bila kondisinya sangat baik seperti sekarang, saat ada ribuan turis berkualitas dunia di KTT, apakah Bali mampu menyerap pengalaman para tamu merasakan Bali, “Baik rasa dari keramahtamahan penduduk dan seni budaya Bali, maupun alamnya.” dengan perangkat yang mampu meregister para tamu, yang akan menjadi marketing Bali ke depan. “Semoga,” tutup alumnus pasca sarjana Universitas Udayana ini.

(CA/AA)

Tags:

G20
Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

<strong>Pertemuan Jokowi Dengan Pemimpin Dunia Upayakan Percepatan Pemulihan Ekonomi</strong>

Next

<strong>Inisiasi Indonesia Dorong Komitmen G20 Wujudkan Ketahanan Pangan Global</strong>

Kabinet Merah Putih

Kategori Berita

  • Agama dan Pluralitas
  • Ekonomi dan Investasi
  • Kriminal
  • Otomotif
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Copyright 2026 — . All rights reserved. Blogsy WordPress Theme