Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/

Cepat Tepat Terpercaya

Cepat Tepat Terpercaya

  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Subscribe
Close

Search

SDA dan Agraria

Pentingnya Peran Aktif Masyarakat Tangkal Hoaks Pemilu, Bawaslu: Hati-Hati

By redaksi
April 18, 2023 2 Min Read
Comments Off on Pentingnya Peran Aktif Masyarakat Tangkal Hoaks Pemilu, Bawaslu: Hati-Hati

Jakarta — Kehati-hatian memang menjadi hal yang sangat patut untuk terus ditingkatkan, utamanya termasuk bagaimana peranan aktif dari seluruh elemen masyarakat dalam menangkal adanya persebaran hoaks dalam Pemilu 2024 mendatang.

Penanganan disinformasi di media sosial pada perhelatan Pemilu dan Pilkada dilakukan oleh Bawaslu dan Koalisi Masyarakat Sipil Lawan Disinformasi Pemilu.

Ketua Presidium Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Manfindo), Septiaji Eko Nugroho menjelaskan bahwa ke depannya akan ada banyak kolaborasi aktivitas untuk menangkal disinformasi di media sosial mengenai Pemilu.

“Untuk mencapai tujuan bersama dalam menangani disinformasi di media sosial pada Pemilu dan Pilkada 2024 sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing. Koalisi dan Bawaslu akan melakukan beberapa kolaborasi aktivitas,” katanya.

Pada kesempatan lain, Ketua Bawaslu, Rahmat Bagja menjelaskan bahwa pihaknya terus berupaya untuk menjaga kualitas pemilu tanpa adanya disinformasi.

Dirinya turut mengingatkan kepada masyarakat agar lebih berhati-hati ketika menggunakan media sosial termasuk hendak mengunggah apapun di internet.

“Kalau dahulu peribahasa mulutmu harimaumu yang berarti hati-hati dengan mulutmu, sekarang mungkin berubah menjadi hati-hati dengan jarimu,” ungkap Rahmat Bagja.

Menurutnya, kemampuan literasi dari masyarakat sangat penting untuk ditingkatkan agar tidak mudah terjerumus dalam hoaks.

Sementara itu, Ketua Komite Komunikasi Digital (KKD) Jawa Timur, Arief Rahman meminta kepada masyarakat untuk bisa terus menjaga kewaspadaan diri akan maraknya pemberitaan dan informasi hoaks di media sosial.

Pasalnya, memang semakin mendekati pesta demokrasi Pemilu, maka akan semakin banyak pula beredar informasi hoaks.

Sehingga diperlukan langkah secepatnya dari masyarakat agar bisa menangkal persebaran disinformasi dan misinformasi tersebut.

Arief menambahkan bahwa menjadi sangat penting untuk seluruh masyarakat mampu menangkal informasi hoaks karena hal itu akan berdampak dan mengakibatkan konflik horizontal.

“Kita belajar dari banyak negara dan daerah bahwasannya konflik horizontal seringkali dipicu oleh disinformasi dan misinformasi, sehingga keberadaan KKD ini dinilai sangat strategis,” ujarnya.

Tidak bisa dipungkiri pula bahwa memang Indonesia memiliki jumlah pengguna media sosial sangat besar.

Sehingga adanya potensi gesekan dan juga menjadi semakin padatnya arus informasi yang berseliweran di media sosial menjadi semakin tidak terkendali.

Maka dari itu, seluruh dampak negatif tersebut bisa diminimalisasi apabila seluruh masyarakat secara aktif mampu terlibat dalam menangkal hoaks.

“Dengan banyaknya jumlah pengguna media sosial di Indonesia yaitu antara 167 Juta pengguna aktif media sosial, hal ini bisa menjadi perhatian bagi KKD agar berita hoax bisa diminimalkan,” imbuh Arief.

Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Selaku Ketua ASEAN 2023, Indonesia Dorong Demokrasi Myanmar

Next

Generasi Muda Berperan Penting Sukseskan Pemilu 2024

Kabinet Merah Putih

Kategori Berita

  • Agama dan Pluralitas
  • Ekonomi dan Investasi
  • Games
  • Giochi
  • Kriminal
  • Otomotif
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
  • Spellen
Copyright 2026 — . All rights reserved. Blogsy WordPress Theme