Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/

Cepat Tepat Terpercaya

Cepat Tepat Terpercaya

  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Subscribe
Close

Search

SDA dan Agraria

Bali Siap Menyambut 10th World Water Forum untuk Masa Depan Pengelolaan Air

By redaksi
May 17, 2024 2 Min Read
Comments Off on Bali Siap Menyambut 10th World Water Forum untuk Masa Depan Pengelolaan Air

Bali – Penyelenggaraan World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali menarik perhatian besar dari masyarakat, khususnya masyarakat Bali itu sendiri. Menurut Dosen Kimia Lingkungan FMIPA Universitas Udayana, Dr. K.G. Dharma Putra, forum ini membahas isu-isu penting sektor air yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.

“Antusiasme masyarakat begitu tinggi, disertai harapan bahwa hasil dari pertemuan ini akan diterjemahkan ke dalam langkah nyata untuk memperbaiki sarana prasarana dan meningkatkan pelayanan di bidang air,” ujar Dr. Dharma Putra.

Forum Air Dunia atau WWF ini merupakan pertemuan global terkemuka tentang air yang diadakan setiap tiga tahun sekali. Forum ini menyatukan para pemangku kepentingan dari berbagai sektor untuk membahas solusi air global dan mendorong tindakan kolektif demi mencapai ketahanan air yang berkelanjutan.

Forum ini juga menjadi wadah untuk mendapatkan informasi komprehensif mengenai teknologi pengelolaan air yang telah diterapkan dan ditemukan di berbagai belahan dunia.

Masyarakat Bali sangat memahami bahwa penyelenggaraan event besar seperti World Water Forum membawa dampak baik positif maupun negatif. Salah satu dampak langsung yang positif adalah meningkatnya perekonomian lokal melalui jasa akomodasi, konsumsi, hiburan, dan layanan lainnya, berkat kehadiran banyak peserta dari berbagai negara.

“Bali, dengan pengalamannya dalam menyelenggarakan event internasional, sangat siap mengelola dampak positif tersebut. Masyarakat Bali juga menyadari potensi gangguan, seperti kemacetan lalu lintas di sekitar lokasi acara. Namun, dengan pengalaman yang dimiliki, masyarakat Bali mampu mengatasi hal ini dengan baik,” jelas Dr. Dharma Putra.

Dr. Dharma Putra menekankan pentingnya memanfaatkan kearifan lokal dalam pengelolaan acara, termasuk melibatkan pecalang (petugas keamanan adat) dan tokoh masyarakat untuk memastikan kelancaran event internasional ini.

“Dengan memanfaatkan potensi kegiatan pengamanan berbasis kearifan lokal, kita bisa memastikan bahwa Forum Air Dunia ini berlangsung sukses di Bali,” tambahnya.

Dr. Dharma Putra juga berharap penyelenggaraan Forum Air Dunia kesepuluh ini tidak hanya berlangsung dengan baik, tetapi juga menghasilkan resolusi, kesepakatan, dan kebijakan yang dapat ditindaklanjuti dengan anggaran memadai untuk pengelolaan air di masa mendatang.

“Mudah-mudahan penyelenggaraannya dapat berlangsung dengan baik dan hasilnya memang benar-benar bisa ditindaklanjuti sebagai resolusi ataupun kesepakatan, serta kebijakan dengan anggaran yang memadai untuk perbaikan di masa yang akan datang,” tuturnya.

Dengan tema ‘Water for Shared Prosperity’ atau ‘Air untuk Kesejahteraan Bersama’, WWF ke-10 di Bali diharapkan dapat menghasilkan komitmen dan aksi nyata untuk mengatasi krisis air global dan memastikan akses air yang aman dan berkelanjutan bagi seluruh makhluk hidup.

Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Indonesia Bawa Langkah Nyata Tangani Permasalahan Air Dalam WWF 2024

Next

Dr. Dharma Putra: Indonesia Tunjukkan Keberhasilan Dalam Penyiapan Sarana Prasarana Pengairan

Kabinet Merah Putih

Kategori Berita

  • Agama dan Pluralitas
  • Ekonomi dan Investasi
  • Games
  • Kriminal
  • Otomotif
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
  • Spellen
Copyright 2026 — . All rights reserved. Blogsy WordPress Theme