Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/

Cepat Tepat Terpercaya

Cepat Tepat Terpercaya

  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Subscribe
Close

Search

SDA dan Agraria

OPM Kembali Lakukan Aksi Brutal Terhadap Aparat Keamanan di Puncak Jaya

By redaksi
October 31, 2024 2 Min Read
Comments Off on OPM Kembali Lakukan Aksi Brutal Terhadap Aparat Keamanan di Puncak Jaya

Jakarta – Tindakan brutal yang dialami personel Polsek Ilu, Bripka Arif Hidayat, kembali mempertegas kekejaman aksi teror yang diduga dilakukan oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM). Aksi ini terjadi pada Minggu (27/10/2024), sekitar pukul 13.12 WIT, di Kampung 55, Distrik Ilu, Puncak Jaya.

Bripka Arif meninggalkan Markas Polsek Ilu untuk mengambil barang di kios di Kampung 55, Distrik Ilu, Puncak Jaya. Bripka Arif dibacok oleh dua orang tidak dikenal (OTK) menggunakan parang, yang mengakibatkan luka berat di bagian kepala dan kondisi kritis. Peristiwa ini terjadi saat

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo, membenarkan kejadian pembacokan yang mengakibatkan Bripka Arif harus segera dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura.

“Tindak pidana penganiayaan berat yang dilakukan OTK terhadap personel Polsek Ilu sedang dalam penyelidikan,” kata Benny.

Sementara itu, Kapolres Puncak Jaya, AKBP Kuswara, menjelaskan, Bripka Arif sempat berbincang dengan kedua pelaku yang tiba-tiba menyerang tanpa peringatan. Hingga kini, kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku yang diduga terkait kelompok teroris separatis.

“Kedua OTK muncul dari kios sebelah kiri milik korban. Setelah menyerang, pelaku langsung melarikan diri,” ujarnya.

Untuk diketahui, serangan terhadap personel Polri di wilayah Papua Tengah bukan pertama kali terjadi. Pada 26 September 2024 lalu, Polsek Ilu juga mengalami insiden penembakan yang menewaskan Brigadir Satu Kiki Supriyadi. Saat itu, empat anggota Polsek Ilu yang melintas di Kali Pagargom, Distrik Kalome, ditembaki oleh kelompok yang diduga kuat dari jaringan OPM.

Aksi kekerasan ini telah menciptakan rasa takut dan ketidakstabilan di Papua, mengganggu masyarakat sipil, dan menjadi tantangan besar bagi keamanan nasional. Polda Papua telah memperketat keamanan dan meningkatkan upaya penegakan hukum untuk menindak tegas kelompok-kelompok separatis yang beroperasi di wilayah tersebut.

Upaya pemerintah untuk menegakkan kedaulatan negara terus mendapat dukungan dari berbagai pihak. Diharapkan sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dapat meredam aksi teror yang tidak hanya mengancam aparat tetapi juga ketentraman warga sekitar.  *

Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

BBM Satu Harga: Langkah Strategis untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Papua

Next

Presiden Prabowo Fokuskan Pencegahan dan Rehabilitasi Lawan Narkoba

Kabinet Merah Putih

Kategori Berita

  • Agama dan Pluralitas
  • Ekonomi dan Investasi
  • Kriminal
  • Otomotif
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Copyright 2026 — . All rights reserved. Blogsy WordPress Theme