Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/

Cepat Tepat Terpercaya

Cepat Tepat Terpercaya

  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Subscribe
Close

Search

SDA dan Agraria

Pemerintah Pastikan Swasembada Pangan Terwujud 2025

By redaksi
September 16, 2025 2 Min Read
Comments Off on Pemerintah Pastikan Swasembada Pangan Terwujud 2025

Jakarta – Pemerintah optimistis target swasembada pangan nasional, khususnya beras, dapat segera terwujud. Berbagai kebijakan strategis mulai dari perluasan lahan, intensifikasi pertanian, hingga percepatan pembangunan kawasan pangan terus dijalankan demi memperkuat ketahanan pangan Indonesia.

Deputi Bidang Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Kemenko Pangan, Nani Hendiarti, mengatakan capaian swasembada beras bahkan diperkirakan sudah bisa terealisasi pada tahun ini. Menurutnya, langkah pemerintah dalam memperkuat produksi melalui program ekstensifikasi lahan dan kebijakan pembangunan kawasan pangan telah membuahkan hasil positif.

“Kalau kita bilang swasembada untuk komoditas beras, sudah bisa tahun ini dicapai,” ujarnya.

Ditambahkannya bahwa dengan produksi yang memadai, masyarakat dapat lebih tenang karena ketersediaan beras terjamin, sementara pemerintah bisa lebih fokus mengembangkan diversifikasi pangan.

“Pencapaian ini tidak hanya menjadi kabar baik bagi petani, tetapi juga bagi ketahanan pangan nasional secara keseluruhan,” imbuhnya.

Sejalan dengan itu, Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono, juga menyampaikan optimisme terkait produksi beras nasional. Berdasarkan proyeksi Kementerian Pertanian, hingga akhir 2025 total produksi beras Indonesia diperkirakan mencapai 33 hingga 34 juta ton. Angka tersebut menunjukkan adanya surplus sekitar 3,5 juta ton dibandingkan dengan produksi tahun sebelumnya.

“Menurut catatan BPS (Badan Pusat Statistik), maka di akhir Desember (2025) nanti diperkirakan (produksi beras) surplus 3,5 juta ton dibanding tahun lalu. Insya Allah kalau ini berjalan sebagaimana mestinya, harusnya kita tidak impor beras di tahun ini,” kata Sudaryono.

Ia menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan bukti nyata hasil kerja keras para petani yang didukung oleh kebijakan pemerintah. Pemerintah juga berkomitmen menjaga stabilitas harga beras di pasaran agar hasil panen petani terserap dengan baik dan memberikan keuntungan optimal.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, menyebut bahwa pihaknya tengah berupaya meningkatkan produktivitas dengan mendorong intensifikasi pertanian. Salah satu strategi yang dijalankan adalah meningkatkan frekuensi panen padi dari dua kali menjadi tiga kali setahun.

“Saat ini kita baru dua kali panen, tapi kita ingin bisa tiga kali panen. Dengan begitu, intensifikasi pertanian bisa meningkat dan hasil pertanian kita akan jauh lebih optimal,” tuturnya.*

Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Pemerintah Tegas Cabut Bansos bagi Penerima yang Terlibat Judi Daring

Next

Swasembada Pangan Jadi Penopang Utama Ekonomi Berkelanjutan

Kabinet Merah Putih

Kategori Berita

  • Agama dan Pluralitas
  • Ekonomi dan Investasi
  • Kriminal
  • Otomotif
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Copyright 2026 — . All rights reserved. Blogsy WordPress Theme