Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/

Cepat Tepat Terpercaya

Cepat Tepat Terpercaya

  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Subscribe
Close

Search

SDA dan Agraria

Pemerintah Targetkan Layanan CKG Jangkau Hampir Seluruh Populasi 2026

By redaksi
February 10, 2026 2 Min Read
Comments Off on Pemerintah Targetkan Layanan CKG Jangkau Hampir Seluruh Populasi 2026

JAKARTA – Pemerintah menargetkan perluasan signifikan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada 2026 agar menjangkau hampir seluruh lapisan masyarakat. Target nasional ini ditopang oleh penguatan layanan di daerah, peningkatan sarana prasarana, serta kolaborasi lintas pemangku kepentingan untuk memastikan deteksi dini penyakit berjalan merata dan berkelanjutan.

Di tingkat nasional, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terus mengoptimalkan cakupan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) hingga mencapai 46 persen atau 130 juta orang pada tahun 2026, menyusul evaluasi terkait CKG 2025 yang diikuti oleh 70,8 juta orang atau 24,9 persen dari populasi nasional.

“Untuk tahun 2026 ini kita coba akan mencapai lebih dari seratus juta lebih capaian CKG nasional,” kata Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono.

Ia mengatakan capaian CKG pada tahun sebelumnya merupakan capaian terbesar dalam sistem kesehatan Indonesia yang mencapai sekitar 70 juta jiwa.

Direktur Penyakit Tidak Menular Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, menjelaskan target 2026 yang meluas.

“Pada tahun 2026, melalui Program Cek Kesehatan Gratis, kami menargetkan skrining masyarakat Indonesia, mulai dari bayi hingga lansia,” ujarnya.

Sepanjang 2025, skrining terhadap sekitar 55 juta penduduk menunjukkan 17 persen mengalami gangguan penglihatan, dengan 3,6 juta anak memiliki kelainan refraksi yang belum terkoreksi.

Penguatan layanan kesehatan mata mendapat dukungan WHO melalui inisiatif SPECS 2030. Perwakilan WHO Indonesia, Fransiska, mengapresiasi komitmen pemerintah yang bergabung sejak Oktober 2025. Dukungan juga datang dari perwakilan One Sight Essilor Luxottica Foundation, Patricia Koh.

“Kami mendukung pelatihan tenaga kesehatan, khususnya perawat, agar memiliki kapasitas melakukan pemeriksaan dasar penglihatan di tingkat layanan kesehatan primer,” ujarnya.

Sementara itu, Provinsi Jambi menargetkan peningkatan partisipasi CKG hingga lebih dari 20 persen pada 2026. Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Provinsi Jambi, dr. Dewi Lestari, menyebut penguatan SDM dan fasilitas menjadi kunci.

“Pada 2026 beberapa puskesmas sudah dilengkapi labkesmas, sehingga pemeriksaan tidak lagi terbatas pada tekanan darah, tetapi juga gula darah, kolesterol, asam urat, hingga urin,” katanya.

Pemerintah pusat juga menyalurkan alat kesehatan, termasuk radiologi, untuk mendukung deteksi dini penyakit prioritas.

Dengan strategi jemput bola, kolaborasi global, dan penguatan layanan primer, pemerintah berharap CKG 2026 menjadi fondasi kuat peningkatan kualitas kesehatan masyarakat secara inklusif dan merata.

Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Pemerintah Perluas Layanan Kesehatan melalui CKG

Next

Fleksibilitas CKG sebagai Langkah Penting Pemerataan Layanan Kesehatan

Kabinet Merah Putih

Kategori Berita

  • Agama dan Pluralitas
  • Ekonomi dan Investasi
  • Kriminal
  • Otomotif
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Copyright 2026 — . All rights reserved. Blogsy WordPress Theme