Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/

Cepat Tepat Terpercaya

Cepat Tepat Terpercaya

  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Subscribe
Close

Search

SDA dan Agraria

PLTSa Dipacu di Kota Besar, Danantara Perkuat Solusi Pengelolaan Sampah

By redaksi
March 31, 2026 2 Min Read
Comments Off on PLTSa Dipacu di Kota Besar, Danantara Perkuat Solusi Pengelolaan Sampah

Jakarta – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa pemerintah terus mempercepat pengembangan proyek pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) di berbagai kota besar sebagai solusi strategis dalam mengatasi persoalan sampah sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

Arahan tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto kepada Kepala BPI Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, dalam upaya mempercepat implementasi program pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL).

“Kepala Danantara Rosan Roeslani melaporkan perkembangan program waste to energy [WtE] atau program Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik [PSEL] di seluruh Indonesia, khususnya yang berada di kota-kota besar dan padat penduduk seperti DKI Jakarta, Tangerang, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Bali, dan kota lainnya di Indonesia,” kata Teddy.

Ia menjelaskan, proyek PSEL menjadi salah satu solusi konkret untuk mengatasi persoalan sampah yang selama ini belum tertangani secara optimal di berbagai daerah.

Selain mengurangi timbunan sampah, program ini juga diharapkan mampu menghasilkan energi listrik yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Presiden Prabowo menginginkan pemerintah pusat segera mengelola sampah-sampah yang telah lama tidak tertangani dengan baik di daerah untuk segera dibersihkan, dihilangkan, dan dimanfaatkan untuk menjadi energi terutama energi listrik,” lanjutnya.

Pemerintah menilai percepatan pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah di kota-kota besar menjadi langkah penting mengingat volume sampah yang terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi.

Dengan pendekatan waste to energy, sampah tidak lagi dipandang sebagai beban lingkungan, melainkan sebagai sumber daya yang memiliki nilai ekonomi.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan sedikitnya 18 proyek PSEL dapat berjalan hingga periode 2028–2029.

Empat proyek tahap awal yang berada di Denpasar, Bekasi, Bogor Raya, dan Yogyakarta telah

Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Efisiensi Negara sebagai Kekuatan Ekonomi Indonesia

Next

Danantara Percepat Pengembangan PLTSa di Kota-Kota Besar

Kabinet Merah Putih

Kategori Berita

  • Agama dan Pluralitas
  • Ekonomi dan Investasi
  • Kriminal
  • Otomotif
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Copyright 2026 — . All rights reserved. Blogsy WordPress Theme