Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/

Cepat Tepat Terpercaya

Cepat Tepat Terpercaya

  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Subscribe
Close

Search

SDA dan Agraria

Ekspansi Sekolah Rakyat Dipercepat, Sistem Pendidikan Bermutu Dipastikan Inklusif

By redaksi
April 12, 2026 1 Min Read
Comments Off on Ekspansi Sekolah Rakyat Dipercepat, Sistem Pendidikan Bermutu Dipastikan Inklusif

Jakarta-Pemerintah terus menunjukkan komitmen kuat dalam memperluas akses pendidikan berkualitas melalui percepatan pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di berbagai wilayah Indonesia. Langkah ini menjadi bagian strategis dalam memastikan sistem pendidikan nasional tidak hanya merata, tetapi juga inklusif dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) saat ini tengah mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di 104 lokasi yang tersebar di 32 provinsi dan 102 kabupaten/kota. Program ini ditargetkan mampu menampung hingga 112.320 siswa dalam 3.744 rombongan belajar, sehingga diharapkan dapat menjadi solusi nyata dalam mengatasi kesenjangan akses pendidikan di berbagai daerah.

Menteri PU, Dody Hanggodo menegaskan bahwa percepatan pembangunan ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam membangun kualitas sumber daya manusia sejak dini.

“Pembangunan Sekolah Rakyat ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangun sumber daya manusia yang unggul. Kementerian PU ingin memastikan fasilitas pendidikan ini dibangun secara cepat dan berkualitas,” kata Menteri Dody.

Progres pembangunan nasional telah mencapai 15,54 persen, didorong percepatan konstruksi, penyelesaian lahan, dan penguatan koordinasi pusat-daerah agar tetap sesuai target.

Sekolah Rakyat Tahap II dirancang sebagai kawasan pendidikan terpadu di lahan 5–10 hektare, dilengkapi fasilitas modern seperti kelas berbasis teknologi, laboratorium, perpustakaan, pusat digital, serta asrama guna mendukung pemerataan dan kualitas pendidikan.

Kementerian PU juga memastikan seluruh proyek memenuhi kriteria kesiapan. Persyaratan itu mencakup sertifikat lahan, surat bebas sengketa, dokumen PKKPR, dokumen lingkungan, analisis lalu lintas, dan Persetujuan Bangunan Gedung.

“Langkah ini dilakukan agar pembangunan berjalan aman, tertib, dan berkelanjutan,” kata Dody Hanggodo.

Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Hilirisasi: Dari Sumber Daya ke Kesejahteraan Rakyat

Next

Akselerasi Sekolah Rakyat Dipercepat, Jangkauan Pendidikan Bermutu Meluas

Kabinet Merah Putih

Kategori Berita

  • Agama dan Pluralitas
  • Ekonomi dan Investasi
  • Kriminal
  • Otomotif
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Copyright 2026 — . All rights reserved. Blogsy WordPress Theme