Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/

Cepat Tepat Terpercaya

Cepat Tepat Terpercaya

  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Subscribe
Close

Search

SDA dan Agraria

Koperasi Merah Putih All-in: Dari Panen sampai Pasar Diurus

By redaksi
April 24, 2026 2 Min Read
Comments Off on Koperasi Merah Putih All-in: Dari Panen sampai Pasar Diurus

Jakarta – Pemerintah terus memperkuat peran Koperasi Merah Putih sebagai motor penggerak ekonomi rakyat melalui pendekatan terintegrasi dari hulu hingga hilir. Pada 2026, pemerintah memastikan bahwa seluruh rantai nilai, mulai dari produksi hingga pemasaran, dapat dikelola secara efisien dalam satu ekosistem koperasi.

Kebijakan ini diarahkan untuk menjawab berbagai tantangan yang selama ini dihadapi pelaku usaha, khususnya petani dan UMKM, seperti keterbatasan akses pembiayaan, distribusi yang panjang, serta ketidakstabilan harga. Melalui pendekatan terintegrasi, koperasi tidak hanya berfungsi sebagai lembaga simpan pinjam, tetapi juga sebagai pengelola produksi, distribusi, hingga pemasaran.

Menteri Koperasi, Ferry Juliantono menegaskan bahwa model Koperasi Merah Putih dirancang untuk memperkuat posisi pelaku usaha kecil dalam rantai ekonomi.

“Koperasi kita dorong menjadi pusat aktivitas ekonomi rakyat, mulai dari panen, pengolahan, hingga distribusi ke pasar,” ujarnya.

Dalam implementasinya, koperasi didorong untuk terlibat langsung dalam proses produksi, termasuk pengelolaan hasil pertanian, penyimpanan, hingga pengolahan. Selain itu, koperasi juga berperan dalam memastikan akses pasar yang lebih luas melalui jaringan distribusi yang terintegrasi.

Pemerintah juga memperkuat dukungan pembiayaan melalui skema pinjaman bunga rendah yang disalurkan melalui koperasi. Langkah ini bertujuan untuk memastikan pelaku usaha memiliki modal yang cukup untuk meningkatkan kapasitas produksi serta menjaga keberlanjutan usaha.

Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya kemandirian ekonomi berbasis rakyat.

“Kita ingin koperasi menjadi kekuatan utama ekonomi nasional, yang mampu mengelola produksi dan distribusi secara mandiri,” tegasnya.

Selain itu, pemerintah mendorong digitalisasi koperasi untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi. Sistem digital mulai diterapkan dalam pengelolaan stok, distribusi, serta pemasaran produk, sehingga koperasi dapat bersaing di era ekonomi modern.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai bahwa integrasi rantai nilai melalui koperasi akan memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

“Dengan model ini, kita bisa memotong rantai distribusi yang panjang dan meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha,” katanya.

Sepanjang 2026, pemerintah mulai mengembangkan model Koperasi Merah Putih di berbagai daerah sebagai proyek percontohan. Hasil awal menunjukkan peningkatan efisiensi distribusi serta peningkatan pendapatan pelaku usaha yang tergabung dalam koperasi.

Selain sektor pertanian, model ini juga mulai diterapkan di sektor lain seperti perikanan

Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Koperasi Merah Putih Buka Peran Baru, Anak Muda Diajak Bangun Desa

Next

Pemerintah Tegaskan Peran Kopdes Merah Putih sebagai Penguat Ekonomi Desa

Kabinet Merah Putih

Kategori Berita

  • Agama dan Pluralitas
  • Ekonomi dan Investasi
  • Kriminal
  • Otomotif
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Copyright 2026 — . All rights reserved. Blogsy WordPress Theme