Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/

Cepat Tepat Terpercaya

Cepat Tepat Terpercaya

  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Subscribe
Close

Search

SDA & Agraria

Koperasi Merah Putih Rangkul UMKM, Rantai Ekonomi Lokal Diperkuat

By redaksi
April 30, 2026 2 Min Read
Comments Off on Koperasi Merah Putih Rangkul UMKM, Rantai Ekonomi Lokal Diperkuat

Jakarta- Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih semakin menunjukkan peran strategis dalam memperkuat rantai ekonomi lokal sekaligus merangkul pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di berbagai daerah. Inisiatif yang digagas pemerintah ini dirancang sebagai solusi konkret untuk menjawab tantangan klasik UMKM, terutama dalam hal akses pasar, distribusi, dan keberlanjutan usaha di tingkat desa dan kelurahan.

Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, menjelaskan bahwa Koperasi Merah Putih memiliki fungsi sebagai off-taker, agregator, dan konsolidator produk UMKM.

“Pak Presiden Prabowo secara langsung menginisiasi hadirnya Koperasi Desa Merah Putih. Harapannya koperasi ini menjadi off-taker, agregator dan juga konsolidator untuk barang-barang, produk-produk hasil UMKM desa-desa di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Dengan peran tersebut, koperasi tidak hanya menjadi wadah distribusi, tetapi juga menjadi penggerak utama terbentuknya pasar baru di tingkat lokal.

Saat ini, lebih dari 83 ribu koperasi telah terbentuk secara kelembagaan di seluruh Indonesia, dengan puluhan ribu lainnya tengah dalam tahap pembangunan fisik. Pemerintah menargetkan sekitar 30 ribu koperasi dapat mulai beroperasi pada Agustus mendatang. Keberadaan jaringan koperasi yang luas ini diyakini mampu mempercepat perputaran ekonomi desa serta membuka peluang distribusi lintas wilayah.

Farida menambahkan, koperasi juga akan berfungsi sebagai etalase produk lokal, sehingga hasil produksi masyarakat dapat langsung dipasarkan di lingkungan sendiri sebelum menjangkau pasar yang lebih luas.

“Kita berharap 80 ribu jaringan Koperasi Merah Putih ini bisa menjadi pasar dan ruang baru bagi produk-produk UMKM,” katanya.

Dengan sistem antar koperasi yang saling terhubung, distribusi produk desa diharapkan semakin efisien dan merata.

Sementara itu, Menteri Koperasi Ferry Juliantono menekankan pentingnya mendorong UMKM agar menjadi bagian utama dalam ekosistem koperasi.

“Penguatan koperasi kini harus masuk ke tahap yang lebih konkret, yakni operasionalisasi dan pengembangan kolaborasi usaha yang berdampak langsung pada ekonomi warga,” ujarnya. Ia juga meminta agar produk UMKM diprioritaskan masuk ke gerai Koperasi Merah Putih sebagai langkah nyata meningkatkan daya saing usaha kecil.

Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Momentum 1 Mei Teguhkan Papua sebagai Poros Kemajuan Nasional

Next

Koperasi Merah Putih Gandeng UMKM, Ekonomi Desa Makin Bergerak

Kabinet Merah Putih

Kategori Berita

  • Agama dan Pluralitas
  • Ekonomi dan Investasi
  • Kriminal
  • Otomotif
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA & Agraria
Copyright 2026 — . All rights reserved. Blogsy WordPress Theme