Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/

Cepat Tepat Terpercaya

Cepat Tepat Terpercaya

  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Subscribe
Close

Search

SDA dan Agraria

Kopdes Merah Putih Hadirkan Klinik dan Gerai Obat, Akses Kesehatan Desa Diperluas

By redaksi
May 3, 2026 2 Min Read
Comments Off on Kopdes Merah Putih Hadirkan Klinik dan Gerai Obat, Akses Kesehatan Desa Diperluas

Jakarta – Pemerintah terus mendorong penguatan layanan dasar di desa melalui program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih. Salah satu terobosan yang disiapkan adalah menghadirkan klinik kesehatan dan gerai obat di setiap koperasi, guna memperluas akses layanan kesehatan masyarakat pedesaan yang selama ini masih terbatas.

“Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini juga nanti akan dilengkapi dengan gerai obat dan klinik kesehatan di desa-desa supaya orang desa bisa mendapatkan jaminan pelayanan kesehatan,” ujar Menteri Koperasi Ferry Juliantono.

Langkah ini dilatarbelakangi oleh masih minimnya fasilitas kesehatan dan ketersediaan obat di banyak wilayah desa. Selain itu, sebagian masyarakat desa juga belum sepenuhnya terjangkau program jaminan kesehatan nasional, sehingga kehadiran layanan kesehatan berbasis koperasi diharapkan dapat menjadi solusi konkret di tingkat akar rumput.

“Harapannya kami Kementerian Koperasi bersama Kementerian Kesehatan dan BPJS Kesehatan akan melakukan penandatanganan surat keputusan bersama,” jelas Ferry.

Kopdes Merah Putih dirancang tidak hanya sebagai pusat ekonomi, tetapi juga sebagai pusat layanan terpadu di desa. Selain klinik dan apotek, koperasi ini akan memiliki berbagai unit usaha seperti gerai sembako, simpan pinjam, logistik, hingga fasilitas penyimpanan hasil produksi, yang disesuaikan dengan potensi daerah masing-masing.

Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi menegaskan bahwa konsep ini membuka peluang besar dalam memperluas jangkauan layanan kesehatan masyarakat desa secara masif.

“Jika seluruh wilayah memiliki koperasi dengan rata-rata 1.000 anggota, maka lebih dari 80 juta orang bisa dipastikan mendapatkan hak layanan kesehatan,” ujar Zabadi.

Ia menambahkan, ke depan koperasi tidak hanya berfungsi sebagai penggerak ekonomi, tetapi juga menjadi sentra pelayanan sosial, termasuk kesehatan. Dalam hal ini, Zabadi menyoroti pentingnya kolaborasi antara Kopdes Merah Putih dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Menurutnya, kedua entitas ini adalah “satu nyawa” yang bertujuan menyejahterakan masyarak

Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Menutup Kesenjangan Layanan Kesehatan melalui Koperasi Desa

Next

Kopdes Merah Putih Hadirkan Klinik dan Apotek Desa

Kabinet Merah Putih

Kategori Berita

  • Agama dan Pluralitas
  • Ekonomi dan Investasi
  • Kriminal
  • Otomotif
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Copyright 2026 — . All rights reserved. Blogsy WordPress Theme