Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/

Cepat Tepat Terpercaya

Cepat Tepat Terpercaya

  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Subscribe
Close

Search

SDA dan Agraria

Pemerintah Jamin Penyaluran MBG Tepat Sasaran di Berbagai Daerah

By redaksi
May 4, 2026 2 Min Read
Comments Off on Pemerintah Jamin Penyaluran MBG Tepat Sasaran di Berbagai Daerah

j0w22ie5u7anw3v
Jakarta – Pemerintah memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD berjalan tepat sasaran dengan pengawasan ketat dari pusat hingga daerah, guna mendukung perbaikan gizi dan menekan angka _stunting_ secara nasional.

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji, menegaskan bahwa program MBG untuk kelompok 3B merupakan intervensi krusial yang menyasar fase awal kehidupan manusia. Ia menyatakan bahwa seluruh proses, mulai dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) hingga penerima manfaat, harus dipastikan berjalan sesuai standar.

“Program untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita ini sangat sensitif karena berkaitan langsung dengan kesehatan generasi masa depan. Karena itu kita cek kepastiannya, mulai dari SPPG sampai penerima manfaatnya,” ujarnya.

Dalam peninjauan lapangan, pemerintah juga menemukan bahwa keluarga dalam kategori risiko stunting masih menghadapi persoalan mendasar seperti hunian dan sanitasi yang kurang memadai. Kondisi ini mendorong perlunya intervensi berkelanjutan, tidak hanya melalui bantuan makanan bergizi, tetapi juga pendampingan keluarga secara intensif.

Wihaji menekankan pentingnya peran Tim Pendamping Keluarga (TPK) dalam memastikan distribusi program berjalan efektif. Menurutnya, TPK memiliki fungsi strategis dalam memberikan edukasi, melakukan pemantauan, serta mendampingi langsung ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di tingkat desa.

“Peran Tim Pendamping Keluarga dalam pelaksanaan MBG 3B sangat penting dalam mendukung distribusi layanan, melakukan pendampingan, edukasi keluarga, serta pemantauan langsung kondisi penerima manfaat,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pengawasan dan evaluasi program harus dilakukan secara kolaboratif.

“MBG 3B bukan sekadar distribusi makanan, melainkan layanan negara yang harus dijaga kualitasnya melalui koreksi lapangan secara cepat dan berkelanjutan,” kata Wihaji.

Upaya ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk menurunkan angka stunting menjadi 18,8 persen pada 2026 dan 14 persen pada 2029. Pemerintah pun terus memperluas implementasi program MBG dan memperkuat layanan SPPG di berbagai daerah.

Di sisi lain, Badan Gizi Nasional (BGN) juga mengambil langkah konkret dengan membentuk tim optimalisasi penyaluran MBG. Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, menjelaskan bahwa tim tersebut dibentuk setelah dilakukan inspeksi langsung di sejumlah sekolah dan SPPG.

Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

MBG dan Lompatan Tata Kelola: Dari Data Presisi ke Distribusi Berbasis Teknologi

Next

MBG Makin Efisien, Sistem Digital Kawal Distribusi dari Hulu ke Hilir

Kabinet Merah Putih

Kategori Berita

  • Agama dan Pluralitas
  • Ekonomi dan Investasi
  • Kriminal
  • Otomotif
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Copyright 2026 — . All rights reserved. Blogsy WordPress Theme