Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/

Cepat Tepat Terpercaya

Cepat Tepat Terpercaya

  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Subscribe
Close

Search

SDA & Agraria

Pelayanan Haji Tetap Aman di Tengah Dinamika Konflik Global

By redaksi
May 10, 2026 2 Min Read
Comments Off on Pelayanan Haji Tetap Aman di Tengah Dinamika Konflik Global

Jakarta – Situasi geopolitik global yang memanas di sejumlah kawasan dunia tidak mengurangi komitmen pemerintah dalam memastikan penyelenggaraan ibadah haji 2026 berjalan aman, tertib, dan lancar.

Anggota Komisi VIII DPR RI, Maman Imanul Haq, memastikan penyelenggaraan ibadah haji 2026 tetap aman meski situasi geopolitik global mengalami eskalasi di sejumlah kawasan.

Ia menegaskan pemerintah Indonesia bersama otoritas Arab Saudi terus mengawal aspek keamanan sebagai prioritas utama.

Menurut Maman, pemerintah Arab Saudi telah memberikan jaminan keamanan bagi seluruh jemaah, termasuk asal Indonesia.

“Dari hasil pengawasan kami, Arab Saudi sudah memastikan bahwa aspek keamanan menjadi prioritas. Indonesia juga melakukan langkah diplomatik untuk memastikan jemaah kita bisa beribadah dengan aman,” ujar Maman.

Legislator Fraksi PKB tersebut menjelaskan pemerintah Indonesia juga aktif menjaga situasi tetap kondusif melalui jalur diplomasi internasional agar pelaksanaan ibadah haji tidak terdampak konflik geopolitik yang berkembang.

Ia menilai seluruh pihak memiliki tanggung jawab moral menjaga kelancaran ibadah haji karena kegiatan tersebut bersifat kemanusiaan dan melibatkan jutaan umat Muslim dari berbagai negara.

Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Agama terus mematangkan persiapan penyelenggaraan haji 2026 dengan fokus pada layanan transportasi, akomodasi, kesehatan, hingga perlindungan jemaah.

Penguatan koordinasi dengan otoritas Arab Saudi menjadi salah satu langkah strategis untuk meminimalkan risiko di tengah kondisi global yang dinamis.

Direktur Bina Jemaah Haji Reguler Kemenhaj, Afief Mundzir, menegaskan penguatan jejaring internasional menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan haji.

“Penguatan jejaring global menjadi kunci penting dalam mitigasi penyelenggaraan haji. Kita tidak bisa bekerja sendiri menghadapi kompleksitas ini,” ungkapnya.

Selain memperkuat koordinasi internasional, pemerintah juga menyiapkan berbagai skenario antisipasi untuk menghadapi kemungkinan terburuk, mulai dari penyesuaian jadwal keberangkatan, perubahan rute perjalanan, hingga penguatan sistem perlindungan jemaah di luar negeri.

Di sisi lain, Kementerian Haji dan Umrah menghadirkan dashboard publik penyelenggaraan haji 1447 H/2026 M guna meningkatkan transparansi dan kemudahan akses informasi bagi masyarakat.

Platform tersebut memuat berbagai data penting terkait layanan jemaah, mulai dari jadwal penerbangan, akomodasi, kondisi kesehatan, hingga lokasi fasilitas layanan di Tanah Suci.

Kepala Biro Humas Kemenhaj, Moh. Hasan Afandi menyebut dashboard publik itu menjadi bagian dari transformasi layanan haji berbasis data dan teknologi.

“Dashboard ini kami hadirkan agar publik, keluarga jemaah, dan media dapat dengan mudah mengakses informasi terkini terkait penyelenggaraan haji,” ujar Hasan.

Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Program CKG Tembus 100 Juta Warga, Pemerintah Perkuat Kesehatan Berkualitas

Next

Pemerintah Pastikan Penyelenggaraan Haji 2026 Tetap Aman di Tengah Konflik Global

Kabinet Merah Putih

Kategori Berita

  • Agama dan Pluralitas
  • Ekonomi dan Investasi
  • Kriminal
  • Otomotif
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA & Agraria
Copyright 2026 — . All rights reserved. Blogsy WordPress Theme