Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/

Cepat Tepat Terpercaya

Cepat Tepat Terpercaya

  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Subscribe
Close

Search

SDA dan Agraria

Ekspor Pupuk Indonesia Menguat, Ketahanan Pangan Nasional Kian Kokoh

By redaksi
May 21, 2026 2 Min Read
Comments Off on Ekspor Pupuk Indonesia Menguat, Ketahanan Pangan Nasional Kian Kokoh

JAKARTA – Indonesia terus menunjukkan penguatan perannya dalam mendukung ketahanan pangan dunia melalui peningkatan ekspor pupuk ke sejumlah negara. Di tengah situasi geopolitik global yang belum stabil serta ancaman krisis pangan internasional, pemerintah dinilai berhasil menjaga ketersediaan pupuk dalam negeri sekaligus memenuhi kebutuhan pasar luar negeri.

Presiden Prabowo Subianto mengatakan semakin banyak negara yang mempercayai Indonesia sebagai mitra penyedia pupuk dan pangan di tengah kondisi dunia yang penuh ketidakpastian. Menurut Presiden, konflik di kawasan Timur Tengah serta terganggunya distribusi energi global turut berdampak pada produksi pupuk dunia karena bahan bakunya bergantung pada minyak dan gas. Meski begitu, Indonesia dinilai mampu menjaga ketahanan pangan nasional dan tetap membantu negara-negara yang membutuhkan pasokan pupuk.

“Banyak negara mulai mengalami kesulitan akibat konflik di Timur Tengah. Penutupan Selat Hormuz ikut memengaruhi distribusi energi dunia, sementara bahan baku pupuk sangat bergantung pada minyak dan gas,” ujar Presiden Prabowo.

Ia menambahkan, sejumlah negara seperti Australia, Filipina, India, Bangladesh, hingga Brasil telah meminta pasokan pupuk urea dari Indonesia. Pemerintah pun berkomitmen memberikan dukungan kepada negara-negara sahabat tersebut.

“Australia meminta pasokan urea dari Indonesia hingga 500 ribu ton. Selain itu, Filipina, India, Bangladesh, dan Brasil juga mengajukan permintaan serupa. Saya sudah menginstruksikan agar semuanya dibantu,” kata Presiden Prabowo.

Keberhasilan tersebut didukung reformasi di sektor pertanian dan industri pupuk nasional. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menjelaskan Indonesia telah melakukan ekspor perdana pupuk urea ke Australia melalui PT Pupuk Kalimantan Timur di Pelabuhan Bontang, Kalimantan Timur.

Tahap awal ekspor mencapai 47.250 ton dengan nilai sekitar Rp600 miliar dan menjadi bagian dari kerja sama government-to-government antara Indonesia dan Australia. Pemerintah menargetkan volume ekspor meningkat hingga 500.000 ton dengan nilai mencapai Rp7 triliun.

“Kami menargetkan pengiriman pupuk ke Australia mencapai 250 rib

Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Koperasi Desa Merah Putih Penggerak UMKM dan Stabilitas Harga di Desa

Next

Indonesia Catat Sejarah Baru Ketahanan Pangan melalui Ekspor Pupuk

Kabinet Merah Putih

Kategori Berita

  • Agama dan Pluralitas
  • Ekonomi dan Investasi
  • Kriminal
  • Otomotif
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Copyright 2026 — . All rights reserved. Blogsy WordPress Theme