Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/

Cepat Tepat Terpercaya

Cepat Tepat Terpercaya

  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Subscribe
Close

Search

SDA & Agraria

Fundamental Ekonomi Indonesia Dinilai Jauh Lebih Kuat Dibanding Krisis 1998

By redaksi
June 2, 2026 2 Min Read
Comments Off on Fundamental Ekonomi Indonesia Dinilai Jauh Lebih Kuat Dibanding Krisis 1998

Jakarta – Fundamental ekonomi Indonesia dinilai berada dalam kondisi yang jauh lebih kuat dibandingkan saat menghadapi krisis moneter 1998. Di tengah ketidakpastian ekonomi global akibat dinamika geopolitik, fluktuasi nilai tukar, dan perlambatan ekonomi dunia, pemerintah bersama berbagai pemangku kepentingan memastikan kondisi perekonomian nasional tetap stabil dan terkendali.

Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun menegaskan bahwa masyarakat perlu memahami perbedaan mendasar antara kondisi ekonomi saat ini dengan situasi krisis 1998. Menurutnya, pelemahan nilai tukar rupiah saat ini tidak dapat disamakan dengan krisis moneter yang pernah terjadi hampir tiga dekade lalu.

“Kita harus yakinkan kepada masyarakat Indonesia bahwa rupiah Rp17.800 itu memang sebuah fenomena. Tetapi kondisi saat ini berbeda dengan tahun 1998. Pada waktu itu rupiah bergerak dari kisaran Rp2.400 hingga mendekati Rp19.000 per dolar AS dalam waktu singkat. Saat ini volatilitasnya jauh lebih terjaga dan fondasi ekonomi nasional jauh lebih kuat,” ujar Misbakhun.

Ia menjelaskan bahwa Indonesia kini memiliki berbagai instrumen pengamanan sektor keuangan yang jauh lebih lengkap dibandingkan masa krisis dahulu. Penguatan regulasi perbankan, keberadaan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), hingga koordinasi kebijakan fiskal dan moneter menjadi faktor utama yang menjaga stabilitas ekonomi nasional.

“Struktur ekonomi Indonesia saat ini jauh lebih baik dibanding masa krisis 1998. Sistem keuangan kita lebih siap menghadapi tekanan dan memiliki mekanisme mitigasi risiko yang lebih kuat,” katanya.

Senada dengan itu, Wakil Menteri Keuangan, Juda Agung menegaskan bahwa indikator makroekonomi Indonesia masih menunjukkan kondisi yang sehat dan solid.

“Saat ini kondisi ekonomi Indonesia kuat dan jauh dari biang kerok penyebab krisis seperti 1998,” tegas Juda.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto memastikan pemerintah terus memperkuat koordinasi kebijakan untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.

“Pemerintah memastikan ekonomi Indonesia jauh dari bayang-bayang krisis 1998. Berbagai indikator ekonomi masih menunjukkan kinerja yang baik dan tetap terjaga,” ujar Airlangga.

Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Ekonomi Indonesia Tetap Tumbuh Positif dan Jauh dari Ancaman Krisis Seperti 1998

Next

Percepatan Deregulasi Investasi Dorong Iklim Usaha yang Lebih Kompetitif

Kabinet Merah Putih

Kategori Berita

  • Agama dan Pluralitas
  • Ekonomi dan Investasi
  • Kriminal
  • Otomotif
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA & Agraria
Copyright 2026 — . All rights reserved. Blogsy WordPress Theme