Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/

Cepat Tepat Terpercaya

Cepat Tepat Terpercaya

  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Subscribe
Close

Search

SDA dan Agraria

Sekolah Rakyat Bentuk Karakter Anak Prasejahtera Makin Berdaya Saing

By redaksi
June 29, 2026 2 Min Read
Comments Off on Sekolah Rakyat Bentuk Karakter Anak Prasejahtera Makin Berdaya Saing

Jakarta – Pengamat Sosial, Moh Habibi menilai Program Sekolah Rakyat berasrama memiliki peran penting dalam membentuk karakter sekaligus meningkatkan daya saing anak-anak dari keluarga prasejahtera.
Pendidikan berasrama dinilai memberikan ruang yang lebih luas bagi pembentukan karakter karena siswa mendapatkan pembinaan secara berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari.
“Penilaian tidak cukup hanya pada aspek pengetahuan. Harus ada keseimbangan antara knowledge, skill, dan attitude agar siswa siap menghadapi tantangan setelah lulus,” kata Habibi.
Menurut Habibi, pendekatan pendidikan berbasis capaian atau Outcome Based Education (OBE) menjadi salah satu model yang relevan diterapkan dalam Sekolah Rakyat.
Melalui pendekatan tersebut, proses pembelajaran mendorong pengembangan keterampilan praktis dan pembentukan sikap yang dibutuhkan siswa dalam kehidupan bermasyarakat maupun dunia kerja.
Sejalan dengan penguatan pendidikan karakter, pemerintah juga terus memperkuat pembinaan siswa Sekolah Rakyat melalui kolaborasi lintas sektor. Kementerian Sosial bersama TNI saat ini tengah menyiapkan program pembentukan karakter yang melibatkan sekitar 1.000 Taruna Akademi Militer (Akmil) untuk memberikan pembinaan kepada siswa di berbagai Sekolah Rakyat.
Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono menjelaskan bahwa pembinaan tersebut penting untuk mendukung perubahan perilaku siswa menuju kebiasaan yang lebih tertib dan teratur.
“Karena memang kita butuh. Sejak awal Pak Menteri (Menteri Sosial Saifullah Yusuf) itu justru untuk mendisiplinkan dari habitat lama ke habitat baru di Sekolah Rakyat itu memang butuh pembinaan. Dan sejak awal kita sudah minta sebetulnya ke TNI/Polri untuk ikut terlibat dalam proses pembinaan itu. Jadi kalau kemudian kedepan nanti kita melaksanakan ini ya enggak ada masalah, itu (sesuai) Inpres (Inpres Nomor 8 Tahun 2025),” jelasnya.
Pembinaan yang diberikan tidak hanya mencakup aspek kedisiplinan, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Habibi menilai kombinasi antara pendidikan akademik, pembentukan karakter, dan pengembangan keterampilan praktis akan menjadi modal penting bagi siswa Sekolah Rakyat untuk meningkatkan daya saing mereka di masa depan.
Selain itu, ia menekankan pentingnya dukungan dari orang tua dan masyarakat agar program ini dapat berjalan optimal. Menurutnya, pendidikan harus dipandang sebagai investasi jangka panjang yang dapat membantu memperbaiki kondisi sosial dan ekonomi keluarga.
“Orang tua perlu memahami bahwa pendidikan merupakan jalan untuk memperbaiki kondisi ekonomi keluarga, karena itu, semua pihak perlu mendukung program ini,” katanya.
[w.R]

Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Swasembada Pangan Berkelanjutan dan Bukti Produktivitas Petani Indonesia

Next

Percepat Kesejahteraan Masyarakat Papua Pemerintah Cetak 2000 hektar Sawah

Kabinet Merah Putih

Kategori Berita

  • Agama dan Pluralitas
  • Ekonomi dan Investasi
  • Kriminal
  • Otomotif
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Copyright 2026 — . All rights reserved. Blogsy WordPress Theme