Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/

Cepat Tepat Terpercaya

Cepat Tepat Terpercaya

  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Subscribe
Close

Search

SDA dan Agraria

23 Ribu Bangunan Rampung, Kopdes Merah Putih Bersiap Gerakkan Ekonomi Desa

By redaksi
September 27, 2026 2 Min Read
Comments Off on 23 Ribu Bangunan Rampung, Kopdes Merah Putih Bersiap Gerakkan Ekonomi Desa

23 Ribu Bangunan Rampung, Kopdes Merah Putih Bersiap Gerakkan Ekonomi Desa
Jakarta – Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) mulai memasuki tahap operasional setelah pembangunan sekitar 23 ribu bangunan koperasi rampung di berbagai daerah. Pemerintah kini mempercepat proses verifikasi dan validasi sekaligus menyiapkan penempatan puluhan ribu manajer untuk menjalankan kegiatan usaha koperasi.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan sebanyak 28.626 manajer KDKMP telah melewati proses rekrutmen dan pelatihan. Surat Keputusan (SK) pengangkatan juga telah disiapkan beserta ketentuan gaji dan tunjangan.

“Manajer-manajer yang kemarin direkrut, dilatih, juga sudah dibuatkan SK-nya dan kemudian sudah ditetapkan besaran gaji dan tunjangannya,” ujarnya.

Para manajer akan ditempatkan secara bertahap pada koperasi yang telah memenuhi kesiapan infrastruktur dan kelengkapan operasional.

“Dan kemudian nanti didistribusikan di seluruh Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih yang bangunan fisik gudang gerai dan alat kelengkapannya sudah selesai dibangun,” jelas Ferry.

Dari sekitar 23 ribu bangunan KDKMP yang telah selesai, sekitar 17 ribu titik masih menjalani proses verifikasi dan validasi. Pemeriksaan dilakukan terhadap aspek administrasi maupun kondisi di lapangan sebelum koperasi dinyatakan siap beroperasi.

Ferry menegaskan kesiapan Kopdes Merah Putih tidak hanya ditentukan oleh penyelesaian pembangunan fisik, tetapi juga kemampuan koperasi menjalankan kegiatan usaha dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Keberadaan Kopdes tidak cukup diukur dari aspek fisiknya, tapi juga dari kemampuan koperasi tersebut untuk beroperasi, melayani anggota, dan memiliki manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.

Sejumlah KDKMP ditargetkan mulai memasuki tahap soft launching operasional pada Oktober 2026 setelah proses penempatan manajer dan verifikasi kesiapan koperasi selesai.

“Dan mungkin bulan Oktober ini juga sudah mulai soft launching untuk operasionalnya, gitu,” tambah Ferry.

Sebelumnya, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto mengatakan 20 persen hasil KDKMP akan menjadi pendapatan asli desa (PADes).

“Koperasi Desa Merah Putih ini tetap sifatnya sebenarnya dari kepala-kepala desa. Karena dia dilahirkan dari musyawarah desa khusus,” ucapnya.

Menurut Yandri, koperasi tersebut tumbuh dari proses musyawarah dan potensi ekonomi masing-masing desa.

“Jadi ini benar-benar sebenarnya dilahirkan dari desa,” pungkasnya.

Kehadiran Kopdes Merah Putih diharapkan memperluas kegiatan usaha masyarakat, membuka peluang ekonomi baru, serta menambah sumber pendapatan bagi desa.

Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Pemerintah Siapkan Anggaran Koperasi Merah Putih, Pembayaran Dijamin Transparan

Next

Pemerintah Dorong Penguatan KDMP, KADIN Libatkan Dunia Usaha

Kabinet Merah Putih

Kategori Berita

  • Agama dan Pluralitas
  • Ekonomi dan Investasi
  • Kriminal
  • Otomotif
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Copyright 2026 — . All rights reserved. Blogsy WordPress Theme