Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/

Cepat Tepat Terpercaya

Cepat Tepat Terpercaya

  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Subscribe
Close

Search

SDA dan Agraria

Transaksi Koperasi Merah Putih Naik, Perputaran Uang Desa Makin Terlihat

By redaksi
October 10, 2026 2 Min Read
Comments Off on Transaksi Koperasi Merah Putih Naik, Perputaran Uang Desa Makin Terlihat

JAKARTA – Aktivitas Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kota Madiun mulai menunjukkan perkembangan seiring meningkatnya transaksi di tingkat masyarakat. Hingga Agustus 2026, nilai transaksi dari 27 KDMP tercatat mencapai sekitar Rp2,3 miliar, meski pembangunan gerai permanen koperasi belum seluruhnya rampung.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disnaker KUKM) Kota Madiun Angga Wahyu Nurcahyo mengatakan, capaian tersebut merupakan akumulasi transaksi seluruh KDMP yang telah beroperasi.

“Kalau untuk omzet, khususnya KDMP di Kota Madiun, dari 27 KDMP yang ada sampai dengan posisi Agustus 2026, omzet total kurang lebih sekitar Rp2,3 miliar,” ujarnya.

Menurut Angga, operasional koperasi tetap berjalan dengan memanfaatkan fasilitas yang tersedia, mulai dari area kantor kelurahan, lapak UMKM hingga rumah pengurus. Mayoritas KDMP bergerak di sektor perdagangan kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, dan gula.

Selain perdagangan, sejumlah KDMP mulai mengembangkan usaha berdasarkan potensi wilayah. KDMP Kelurahan Kanigoro mengembangkan budidaya ikan nila melalui bantuan bioflok, sedangkan KDMP Kelurahan Winongo mengembangkan jasa les bahasa Inggris yang berkaitan dengan potensi wisata Kampung Inggris.

Penguatan koperasi juga diarahkan untuk memperluas kapasitas usaha dan akses pasar. Menteri Koperasi Ferry Juliantono menilai koperasi dapat menghimpun produk masyarakat sekaligus memperkuat kualitas dan kontinuitas pasokan agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

“Jika kita melihatnya dari perspektif ekonomi syariah, semangat koperasi memiliki keselarasan dengan nilai-nilai kebersamaan, kemitraan, keadilan dan kebermanfaatan,” katanya.

Senada dengan Menkop Ferry, Ketua Umum Pengurus Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Rosan Roeslani menilai sinergi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan pemangku kepentingan diperlukan agar manfaat pengembangan ekonomi syariah semakin dirasakan masyarakat.

“Oleh karena itu keberadaan MES ini diharapkan menjadi penghubung bagi pemerintah, akademisi, dunia usaha dan stakeholder terkait lainnya. Kalau kita bisa bersinergi maka manfaat yang dirasakan masyarakat akan lebih besar,” kata Rosan.

Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Koperasi Merah Putih Bisa Menjadi Simpul Perputaran Transaksi Ekonomi Rakyat

Next

Koperasi Merah Putih Catat Transaksi Besar, Perputaran Usaha Desa Menguat

Kabinet Merah Putih

Kategori Berita

  • Agama dan Pluralitas
  • Ekonomi dan Investasi
  • Games
  • Giochi
  • Kriminal
  • Otomotif
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
  • Spellen
Copyright 2026 — . All rights reserved. Blogsy WordPress Theme