Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/

Cepat Tepat Terpercaya

Cepat Tepat Terpercaya

  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Subscribe
Close

Search

Agama dan Pluralitas

NU Papua Tegaskan Korban Tewas di Dekai Bukan Rais Syuriah

By redaksi
December 27, 2021 1 Min Read
Comments Off on NU Papua Tegaskan Korban Tewas di Dekai Bukan Rais Syuriah

Jakarta, jurnalredaksi– Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Papua menegaskan bahwa korban Yatiman Hadi atau Ngatiman (52 tahun) yang meninggal setelah dibacok oleh orang tak dikenal (OTK) di Dekai, bukan Rais Syuriah Pengurus Cabang NU Yahukimo.

“Sudah dipastikan korban yang dibacok hingga meninggal bukan Rais Syuriah,” kata Ketua NU Papua Dr. H. Toni Wanggai dan Ketua PCNU Kabupaten Yahukimo Dr. Umar Makku dalam keterangan tertulis yang diterima di Papua, Senin, 27 Desember 2021.

Dia menjelaskan, Rais Syuriah NU Yahukimo bernama Suwito dan sekarang dalam kondisi sehat walafiat. Berdasarkan laporan yang diterimanya, korban meninggal akibat luka bacokan di kepala adalah warga NU yang berasal dari Jember, Jawa Timur.

Yatiman Hadi atau Ngatiman dianiaya saat pergi ke kebun di Kali Brasa distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, dan jenazahnya sudah dievakuasi ke Jember melalui Surabaya, Sabtu. “Warga Nahdliyin dan umat Islam di mana saja berada agar tidak terprovokasi dan tetap tenang demi menjaga kedamaian dan kerukunan antarumat beragama di Tanah Papua dan di Indonesia apalagi di tengah perayaan Hari Natal,” kata Toni Wanggai, berharap.

Dia mengatakan, kasus ini diserahkan sepenuhnya kepada kepolisian untuk segera menangkap pelaku dan diproses hukum seberat-beratnya agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua Kombes Ahmad Kamal secara terpisah mengaku dari laporan yang diterima korban dianiaya OTK saat ke kebunnya dan sempat menelepon keluarga dan memberitahukan bahwa dia dianiaya oleh orang tak dikenal. Polisi masih menyelidiki kasus itu.

(CA/AA)

Tags:

bersenjatakonflikPapua
Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

China Larang Organisasi Asing Berikan Layanan Informasi Keagamaan

Next

Erupsi Semeru, Lumajang Tetapkan Masa Transisi Darurat 90 Hari

Kabinet Merah Putih

Kategori Berita

  • Agama dan Pluralitas
  • Ekonomi dan Investasi
  • Games
  • Kriminal
  • Otomotif
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
  • Spellen
Copyright 2026 — . All rights reserved. Blogsy WordPress Theme