Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/

Cepat Tepat Terpercaya

Cepat Tepat Terpercaya

  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Subscribe
Close

Search

Ekonomi dan Investasi

Vaksinasi Ideologi Pancasila Cegah Penyebaran Paham Radikal

By redaksi
January 14, 2022 3 Min Read
Comments Off on Vaksinasi Ideologi Pancasila Cegah Penyebaran Paham Radikal

Jakarta, jurnalredaksi– Paham radikal wajib diberantas hingga ke akarnya karena membahayakan masa depan Indonesia. Oleh sebab itu, diperlukan vaksinasi  ideologi Pancasila untuk mencegah penyebaran paham anti Pancasila tersebut.

Pancasila adalah dasar negara yang sudah berdasarkan keanekaragaman masyarakat. Pancasila tidak bisa diganggu-gugat dan diubah dengan yang lain. Akan tetapi ada manuver kelompok radikal ingin mengubah ideologi bangsa dan memusuhi Pancasila, karena mereka ingin membuat negara khalifah di Indonesia. Padahal mereka tidak ikut berjuang melawan penjajah tetapi ingin mengubah dasar negara seenak udelnya sendiri.

Radikalisme memang harus diberantas hingga ke akarnya karena jangan sampai negeri ini hancur-lebur karena di mana-mana ada pengeboman dan ancaman kekerasan dari teroris. Kelompok radikal selalu menggunakan kekerasan dalam aksinya. Tingkah mereka tentu membahayakan warga sipil karena akan takut untuk beraktivitas di ruang publik.

Brigjen Pol R Ahmad Nurwakhid, Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme menyatakan bahwa kesiapsiagaan ideologi Pancasila menjadi vaksin untuk mencegah menyebarnya radikalisme di Indonesia. Pendekatan dengan agama karena kelompok teroris sering membrentokkan agama dengan negara padahal kedua hal itu tidak bersebrangan.

Negara tidak pernah bersebrangan dengan agama karena buktinya Indonesia mengakui 6 agama. Selain itu, di Pancasila sila pertama disebut: ketuhanan yang maha esa. Berarti negara menyuruh rakyatnya untuk beribadah dan membina hubungan baik dengan tuhan, serta mengutamakan agama di atas segala-galanya.

Pancasila memang menjadi vaksin untuk mencegah penyebaran paham radikal karena ketika semua orang paham dan mengimplimentasikan Pancasila maka tidak akan teracuni oleh radikalisme. Kelima sila dalam Pancasila jika dihayati akan menjadi tameng ampuh dari serangan radikalisme.

Pertama, sila ketuhanan yang maha esa. Kelompok radikal memang sering menggunakan kedok, seolah-olah mereka orang paling taat sedunia. Akan tetapi mereka jelas melanggar perintah Tuhan karena nekat membunuh orang lain ketika ada pengeboman dan merusak fasilitas umum. Sungguh perbuatan yang tercela dan akan dicatat oleh malaikat sebagai kejahatan besar.

Jika masyarakat mengimplementasikan sila ketuhanan yang maha esa maka akan menjalin hubungan baik, tak hanya kepada Tuhan tetapi juga ke sesama manusia. Jika mereka berhubungan baik maka akan menjadi toleran, dan tidak mau diajak oleh kelompok radikal yang jelas intoleran.

Sila kedua adalah kemanusiaan yang adil dan beradab. Jika semua WNI mengimplementasikannya maka akan selalu adil dan mengutamakan adab dalam bertindak. Dalam bermasyarakat juga harus adil dan mereka menghindari kelompok radikal karena selalu mengutamakan kepentingannya sendiri untuk mewujudkan negara khalifah, sehingga jelas bertindak tidak adil.

Sedangkan sila ketiga adalah persatuan Indonesia. Tiap orang yang mengimplementasikan sila ini akan berusaha bersatu demi masa depan negara yang lebih baik. Mereka tidak mau jika kena rayu kelompok radikal karena radikalisme selalu memecah-belah bangsa dan tidak mau mempersatukan rakyat Indonesia.

Sila keempat dan kelima Pancasila jika diimplementasikan juga bagus sekali karena mengutamakan musyawarah, yang berarti ada sesi untuk mendengarkan pendapat orang lain. Hal ini bersebrangan dengan kelompok radikal yang selalu mementingkan dirinya sendiri dan sangat egois.

Pancasila adalah vaksin ampuh untuk menggebuk radikalisme di Indonesia. Jangan sampai kelompok radikal menguasai negeri ini dan akhirnya jadi kacau-balau. Tiap WNI harus mengimplementasikan Pancasila sehingga mereka memiliki benteng yang kuat dari radikalisme dan terorisme. Ketika semuanya punya rasa nasionalisme yang tinggi maka tidak akan kena bujuk-rayu dari kelompok radikal.

)* Penulis adalah kontributor Pertiwi Institute

(MT/AA)

Tags:

Pancasilaradikalisme
Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Optimis Ekonomi Indonesia Bangkit pada 2022

Next

Pemekaran Wilayah Papua Mengutamakan Kepentingan Masyarakat

Kabinet Merah Putih

Kategori Berita

  • Agama dan Pluralitas
  • Ekonomi dan Investasi
  • Kriminal
  • Otomotif
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Copyright 2026 — . All rights reserved. Blogsy WordPress Theme