Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/

Cepat Tepat Terpercaya

Cepat Tepat Terpercaya

  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Subscribe
Close

Search

SDA & Agraria

Pemerintah dan BI Sepakat Perkuat Langkah Stabilisasi Rupiah di Tengah Dinamika Global

By redaksi
June 20, 2026 2 Min Read
Comments Off on Pemerintah dan BI Sepakat Perkuat Langkah Stabilisasi Rupiah di Tengah Dinamika Global

Jakarta – Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) sepakat memperkuat langkah strategis untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah dinamika ekonomi global. Kesepakatan tersebut merupakan hasil evaluasi bersama antara Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Gubernur BI Perry Warjiyo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Selain menjaga stabilitas rupiah, pertemuan tersebut juga memperkuat koordinasi kebijakan fiskal dan moneter guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Sinergi kedua instrumen kebijakan dinilai penting untuk menghadapi tekanan eksternal sekaligus menjaga stabilitas pasar keuangan domestik.

“Penguatan koordinasi fiskal-moneter itu terus kita lakukan dan saat ini adalah memang difokuskan, bagaimana fiskal dan moneter seirama, saling mendukung, saling memperkuat, dengan kewenangan masing-masing untuk memperkuat upaya-upaya bersama melakukan stabilisasi nilai tukar rupiah,” ungkap Perry Warjiyo.

Dalam pertemuan tersebut disepakati dua langkah utama. Pertama, meningkatkan daya tarik imbal hasil instrumen keuangan domestik guna menarik kembali arus modal asing dan memperkuat stabilitas rupiah.

“Dengan kenaikan bunga luar negeri, memang itu ada outflow, ada saham dan SBN dan juga kecil di SRBI. Oleh karena itu fiskal dan moneter sepakat untuk sama-sama meningkatkan daya tarik imbal hasil supaya inflows ini kembali masuk besar dan mendukung stabilitas nilai tukar rupiah,” terangnya.

Langkah kedua adalah menjaga kecukupan likuiditas pasar uang dan perbankan melalui pengelolaan kas pemerintah yang tetap berada di BI.

“Menjaga kecukupan likuiditas di pasar uang dan perbankan dengan cara pengelolaan kas pemerintah tetap di BI, tapi tentu saja ada peningkatan remunerasi atau bunga yang dibayarkan BI kepada pemerintah. Dengan demikian operasi moneter itu tetap berjalan untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah, sementara operasi fiskalnya juga mendukung,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa stabilitas rupiah akan berdampak langsung pada masyarakat dan pelaku usaha.

“Dengan nanti kebijakan lebih bagus itu, kita akan melihat rupiah yang lebih stabil sehingga para pedagang tahu, tempe, dan ibu-ibu rumah tangga juga bisa merasakan harga yang lebih baik, dan tidak terbebani lagi, beban hidupnya secara, tidak mengalami kenaikan beban hidup yang terlalu signifikan,” pungkasnya.

Ia optimistis sinergi fiskal dan moneter yang semakin kuat akan meningkatkan kepercayaan pasar serta memperkuat nilai tukar rupiah ke depan.

Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Pemerintah Perkuat Sinergi Kebijakan untuk Menjaga Stabilitas Rupiah

Next

Koordinasi Fiskal-Moneter Diperkuat, Rupiah dan Stabilitas Ekonomi Tetap Terjaga

Kabinet Merah Putih

Kategori Berita

  • Agama dan Pluralitas
  • Ekonomi dan Investasi
  • Kriminal
  • Otomotif
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA & Agraria
Copyright 2026 — . All rights reserved. Blogsy WordPress Theme