Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/

Cepat Tepat Terpercaya

Cepat Tepat Terpercaya

  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Subscribe
Close

Search

SDA dan Agraria

Menolak Kehadiran Simbol Bajak Laut di Bulan Kemerdekaan

By redaksi
August 24, 2025 2 Min Read
Comments Off on Menolak Kehadiran Simbol Bajak Laut di Bulan Kemerdekaan

Jakarta – Sejumlah pihak menyesalkan pemasangan bendera bajak laut selama momentum Bulan Agustus 2025 yang identik dengan bulan Kemerdekaan.

Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menghormati jasa para pahlawan. Oleh sebab itu, momen kemerdekaan harus dimaknai sebagai wujud rasa syukur.

“Bagaimana generasi penerus bisa memaknai kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 tahun 2025 menjadi bagian penting untuk rasa syukur dan dirayakan oleh seluruh masyarakat,” ujar Truno.

Ia mengimbau masyarakat memiliki semangat yang sama dalam merayakan bulan kemerdekaan, termasuk dengan mengibarkan Bendera Merah Putih sebagai identitas bangsa.

“Mari menjaga persatuan dan kesatuan dengan mewarnai kegiatan kemerdekaan dengan rasa syukur. Dan mari mengibarkan bendera Merah Putih sebagai simbol bangsa Indonesia,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, juga menyoroti fenomena ini.

Muzani menganggap pengibaran bendera anime sebagai ekspresi kreativitas anak bangsa, namun menegaskan bahwa semangat mereka tetap berakar pada kecintaan terhadap Indonesia.

“Saya kira itu ekspresi kreativitas dan inovasi, tapi hatinya adalah merah putih. Semangatnya merah putih, bentuknya syukur kepada Tuhan bahwa Republik Indonesia sudah berumur 80 tahun,” kata Muzani.

Muzani menekankan bahwa peringatan HUT ke-80 RI merupakan momen bersejarah bagi bangsa.

Karena itu, ia mengajak masyarakat mengibarkan Merah Putih sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan.

“Sebagai bentuk kesyukuran, kami berharap seluruh rakyat Indonesia merenungi perjuangan para pendiri bangsa dengan cara mengibarkan bendera Merah Putih,” tandasnya.

Di sisi lain, Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya juga, mengingatkan pentingnya menjaga esensi kemerdekaan. Menurutnya, ekspresi warga melalui simbol visual adalah hal wajar, namun Merah Putih harus tetap menjadi yang utama.

“Selalu ada refleksi harapan. Itu wujud ekspresi warga. Tapi di 17 Agustus ini bendera yang kita kibarkan di seluruh penjuru Nusantara tetap Merah Putih,” ucap Bima.

Ia menambahkan bahwa Presiden meminta seluruh menteri memastikan Merah Putih berkibar di wilayah perbatasan.

“Kalaupun ada ekspresi One Piece, itu bisa dilihat sebagai kreativitas. Tapi kritik atau ekspresi itu juga harus jelas apa yang ingin disampaikan,” ungkapnya.

Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Pasca 17 Agustus, Kesetiaan pada Merah Putih Harus LebihDiteguhkan dari Tren Bajak Laut

Next

Pasca Perayaan Kemerdekaan, Stop Penyalahgunaan Simbol Non-Nasional

Kabinet Merah Putih

Kategori Berita

  • Agama dan Pluralitas
  • Ekonomi dan Investasi
  • Kriminal
  • Otomotif
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Copyright 2026 — . All rights reserved. Blogsy WordPress Theme