Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/

Cepat Tepat Terpercaya

Cepat Tepat Terpercaya

  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Subscribe
Close

Search

SDA dan Agraria

Penyaluran KPR FLPP Awal Tahun Menguat, Akses Rumah Subsidi Kian Luas

By redaksi
February 28, 2026 2 Min Read
Comments Off on Penyaluran KPR FLPP Awal Tahun Menguat, Akses Rumah Subsidi Kian Luas

Jakarta – Penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) mengawali tahun 2026 dengan tren menguat. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mencatat realisasi penyaluran KPR Sejahtera FLPP mencapai 6.749 unit sepanjang periode 1–31 Januari 2026, mempertegas perannya sebagai motor utama pembiayaan rumah subsidi nasional.

Kinerja positif di awal tahun ini dinilai menjadi sinyal kuat bahwa akses Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) terhadap rumah subsidi semakin terbuka. Dengan realisasi yang solid sejak Januari, penyerapan kuota FLPP diproyeksikan bergerak lebih cepat, seiring tingginya kebutuhan hunian layak dan terjangkau di berbagai daerah.

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu menyampaikan, tren pertumbuhan tersebut melanjutkan konsistensi perseroan sepanjang 2025. Tahun lalu, BTN tercatat menyalurkan KPR Sejahtera FLPP sebanyak 192.208 unit, memperkuat posisinya sebagai penyalur utama program perumahan subsidi pemerintah.

“Kami berkomitmen untuk terus memperluas akses pembiayaan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah sebagai bagian dari peran BTN sebagai mitra strategis pemerintah,” kata Nixon.

Pada 2026, pemerintah menetapkan kuota nasional FLPP sebesar 350.000 unit. Dari total tersebut, BTN memperoleh alokasi sebanyak 172.000 unit atau hampir separuh dari kuota nasional. Alokasi besar ini diharapkan dapat mendorong percepatan realisasi pembiayaan sejak awal tahun, sehingga semakin banyak keluarga MBR yang dapat segera memiliki rumah pertama.

BTN menegaskan kesiapan untuk mengoptimalkan kuota tersebut melalui penguatan kolaborasi dengan pemerintah, BP Tapera, serta mitra pengembang di berbagai wilayah. Selain itu, perseroan juga mendorong transformasi digital dan optimalisasi jaringan distribusi agar proses pengajuan hingga akad kredit berjalan lebih cepat dan efisien.

“Transformasi digital dan optimalisasi jaringan distribusi akan terus kami dorong agar proses pembiayaan semakin cepat, transparan, dan tepat sasaran,” ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan rilis BP Tapera, realisasi penyaluran KPR Sejahtera FLPP secara nasional pada periode 1–31 Januari 2026 mencapai 7.312 unit dengan nilai pembiayaan sebesar Rp912,4 miliar.

Penguatan realisasi di awal tahun mencerminkan keberlanjutan program perumahan subsidi sebagai instrumen strategis pemerintah dalam memperkecil backlog perumahan. Dengan kuota yang besar, dukungan likuiditas yang terjaga, serta sinergi antar-pemangku kepentingan, akses rumah subsidi diproyeksikan kian luas sepanjang 2026. #

Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Harga Rumah Subsidi 2026 Tetap, Kabar Baik bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Next

CKG dan Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Layanan Kesehatan Publik

Kabinet Merah Putih

Kategori Berita

  • Agama dan Pluralitas
  • Ekonomi dan Investasi
  • Kriminal
  • Otomotif
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Copyright 2026 — . All rights reserved. Blogsy WordPress Theme