Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/

Cepat Tepat Terpercaya

Cepat Tepat Terpercaya

  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Subscribe
Close

Search

Agama dan Pluralitas

44 Orang Tewas di Papua Akibat Kontak Tembak Sepanjang 2021

By redaksi
December 24, 2021 1 Min Read
Comments Off on 44 Orang Tewas di Papua Akibat Kontak Tembak Sepanjang 2021

Jakarta, jurnalredaksi– Sebanyak 44 orang dilaporkan meninggal dunia akibat kontak tembak dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di beberapa lokasi di Papua sepanjang 2021.

“Memang benar dari 92 kasus penembakan yang terjadi mengakibatkan 44 orang meninggal, 15 orang diantaranya anggota TNI-Polri,” kata Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri dalam keterangan akhir tahun di Jayapura, Jumat (24/12).

Dia mengakui kasus penembakan yang melibatkan KKB mengalami kenaikan dibanding tahun 2020 yang tercatat 49 kasus. Pada 2021 ada 92 kasus atau naik 87,75 persen.

Kasus-kasus yang melibatkan KKB itu terjadi di tujuh polres, yaitu Polres Mimika, Intan Jaya, Puncak, Yahukimo, Pegunungan Bintang, Nduga dan Polres Keerom.

Dari data yang ada terungkap selama periode itu tercatat 18 warga sipil meninggal dan 11 orang KKB dilaporkan tewas.

Ke depan, kata Kapolda, anggota-anggotanya sudah diperintahkan untuk tidak melakukan pengejaran dengan berbagai alasan.

“Kalau anggota melakukan pengejaran, kemungkinan akan menimbulkan korban jiwa dan senjata sehingga memperkuat persenjataan mereka (KKB), ” jelas Fakhiri.

Kapolda Papua berharap ke depan aksi penembakan yang dilakukan KKB berkurang, bahkan tidak lagi terjadi hingga Papua benar-benar menjadi “tanah damai”.

Apalagi nantinya polisi yang ditugaskan di wilayah itu adalah anak-anak asli setempat sehingga dapat membuat wilayah itu aman dari gangguan KKB.

“Saat ini ada 1.999 anggota Polri program bintara noken yang dibiayai dana otonomi khusus dan merekalah yang akan dikembalikan ke daerah pengirim,” kata Kapolda Papua Irjen Pol Fakhiri.

(CA/AA)

Tags:

konflikPapua
Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

WNI: Inggris Waspada Tinggi Omicron

Next

Takluk dari Thailand di Leg I Semifinal Piala AFF 2020, Vietnam Asuhan Park Hang-seo Akhirnya Kalah dari Tim Asia Tenggara

Kabinet Merah Putih

Kategori Berita

  • Agama dan Pluralitas
  • Ekonomi dan Investasi
  • Games
  • Kriminal
  • Otomotif
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
  • Spellen
Copyright 2026 — . All rights reserved. Blogsy WordPress Theme