Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/

Cepat Tepat Terpercaya

Cepat Tepat Terpercaya

  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Subscribe
Close

Search

Ekonomi dan Investasi

Mantan Teroris Bilang Begini Soal Pembubaran Ibadah Natal di Lampung

By redaksi
January 1, 2022 1 Min Read
Comments Off on Mantan Teroris Bilang Begini Soal Pembubaran Ibadah Natal di Lampung

Jakarta, jurnalredaksi– Pendiri Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center Ken Setiawan mengomentari kasus dugaan pembubaran ibadah Natal di Tulang Bawang, Lampung, beberapa hari lalu.

Menurut Ken, kasus tersebut ibarat puncak gunung es yang terlihat, sementara di bawahnya masih terdapat banyak kasus intoleransi yang dibiarkan terjadi di Lampung.

“Jangankan yang beda agama, masyarakat yang seagama juga sering terjadi konflik hanya karena fanatisme beragama dan berbeda pemahaman.”

“Seperti saling membidahkan dan saling mengkafirkan masih banyak di Lampung,” ujar Ken dalam keterangannya.

Menurut mantan teroris ini, kadang ujaran kebencian, hujatan dan caci maki, malah disampaikan di tempat ibadah oleh pemuka agama.

Untuk itu, Ken berharap aparat dapat lebih aktif menindaklanjuti permasalahan yang mengemuka.

Dia juga berharap Kantor Urusan Agama (KUA) juga hadir menjadi mediator ketika terjadi permasalahan antaragama di masyarakat.

“KUA jangan hanya menjadi pencatatan akad nikah saja,” katanya.

Menurut Ken, Kantor Urusan Agama merupakan bagian dari struktur Kementerian Agama.

KUA bertugas menyelenggarakan di bidang keagamaan termasuk penyelesaian konflik antaragama di masyarakat.

“Saya kira di setiap desa atau kelurahan itu ada yang namanya penyuluh agama dari KUA, tetapi sampai saat ini keberadaan mereka masih banyak masyarakat yang belum merasakan, terutama bila terjadi konflik antaragama di masyakarat,” pungkas Ken.

(CA/AA)

Tags:

intoleransinatalPersekusi
Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Dishub Kawal Mobil Mewah dan Lawan Arah di Puncak Bogor, Akhirnya Ditilang hingga Akui Bersalah

Next

Pemerintah Bergerak Cepat Menanggulangi Penyebaran Omicron

Kabinet Merah Putih

Kategori Berita

  • Agama dan Pluralitas
  • Ekonomi dan Investasi
  • Games
  • Kriminal
  • Otomotif
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
  • Spellen
Copyright 2026 — . All rights reserved. Blogsy WordPress Theme