MBG Didorong sebagai Instrumen Penguatan Ekonomi Desa Berbasis Pangan

  • Share

Riau – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya dipandang sebagai upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam memperkuat ekonomi desa berbasis pangan. Program ini dinilai mampu menciptakan ekosistem ekonomi lokal yang berkelanjutan dengan melibatkan petani, peternak, serta pelaku usaha kecil di desa.

Anggota Komisi IX DPR RI, Sahidin mengatakan bahwa program MBG merupakan langkah strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi yang optimal.

banner 336x280

“Program makan bergizi gratis ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi anak, tetapi juga menjadi upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan potensi lokal,” ujar Sahidin.

Sahidin mengatakan program MBG menyasar kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, hingga balita. Selain memberikan dampak langsung pada kesehatan, MBG juga dirancang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi desa dengan memanfaatkan bahan pangan lokal serta membuka peluang kerja baru.

Sahidin menjelaskan program MBG melibatkan berbagai sektor strategis, mulai dari UMKM, koperasi, hingga pelaku usaha di bidang pertanian, peternakan, dan perikanan. Kolaborasi tersebut diyakini akan menciptakan efek berganda bagi perekonomian lokal.

Menurut Sahidin, keterlibatan berbagai elemen tersebut akan memperkuat perekonomian desa sekaligus menciptakan peluang kerja baru bagi masyarakat setempat.

Sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa Program MBG merupakan investasi strategis pemerintah untuk mempersiapkan generasi muda Indonesia yang sehat dan unggul. Program ini juga bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi desa melalui penguatan sektor pangan nasional.

“Program ini adalah langkah penting untuk meningkatkan kualitas su

  • Share